Virus Corona

Jakarta Tourisindo Gandeng Penginapan Swasta untuk Tenaga Kesehatan

Jakarta Tourisindo Gandeng Penginapan Swasta untuk Tenaga Kesehatan. Simak selengkap-lengkapnya di dalam berita ini.

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah tenaga medis disemprot disinfektan saat akan memasuki Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020). 

PT Jakarta Tourisindo menggandeng penginapan swasta untuk menyediakaa penginapan tambahan bagi tenaga kesehatan yang menangani wabah virus corona (Covid-19).

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta itu menyebut, ketersediaan penginapan dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada tidak seimbang.

“Empat hotel yang sudah disediakan tidak akan memenuhi kalau permintaannya sampai 1.000-an orang, makanya kami sedang mencoba bantu mencarikan alternatif lain,” kata Direktur Utama PT Jakarta Tourisindo Novita Dewi saat dihubungi pada Senin (30/3/2020).

Novita mengatakan, saat ini timnya telah mensurvei beberapa hotel milik swasta yang akan digunakan untuk menampung tenaga kesehatan. Survei dilakukan dengan harapan tenaga kesehatan yang dicek mendapat tempat istirahat yang baik dan nyaman.

VIDEO: Suasana Kawasan Pusat Elektronik Glodok Jakarta Barat Ditengah Wabah Corona

“Ini sedang kami survei, kan kami mesti tahu layak atau tidaknya juga penginapan itu,” ujar Novita.

Menurut Novita, beberapa waktu lalu dia mendapatkan jumlah tenaga kesehatan di Jakarta dari dinas terkait mencapai 1.382 orang. Angka itu di kian menurun karena dinas juga menyortir tenaga kesehatan yang mengisi penginapan dari pemerintah atau tidak.

“Tampaknya masing-masing RSUD belum memastikan secara tepat dari sisi pribadi perorangan menimbang apakah mereka akan masuk atau tidak. Makanya, angka ini selalu bergerak terus, prediksi kami tetap di angka seribuan,” katanya.

Hingga Senin (30/3/2020), empat hotel yang disediakan PT Jakarta Tourisindo dengan 700 tempat tidur telah penuh. Hotel itu di antaranya Hotel Grand Cempaka dan Hotel D’arcici Cempaka Putih untuk menampung tenaga kesehatan dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu.

Sedangkan Hotel D’arcici Plumpang dan D’arcici Sunter untuk RSKD Duren Sawit dan RSUD Koja.

Asosiasi Pesepakbola Kritik Keputusan PSSI Membolehkan Pemain Digaji Hanya 25 Persen Karena Corona

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved