Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Fraksi PKS DPRD DKI Minta Pemerintah Jamin Logistik untuk Warga

Fraksi PKS DPRD DKI meminta kepada Pemprov DKI untuk memastikan pasokan logistik di pasar tetap aman. Hal ini menyusul adanya isu karantina wilayah.

WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohamad Arifin (kiri) dan Kandidat Cawagub DKI Jakarta dari PKS Nurmansjah Lubis (kanan) di Fraksi NasDem DPRD DKI, Rabu (5/2/2020). Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2020), meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan pasokan logistik di pasar tetap aman. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta meminta kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan pasokan logistik di pasar tetap aman. Hal ini menyusul adanya isu karantina wilayah atau lockdown di Jakarta akibat wabah virus corona (Covid-19).

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin mengatakan, bila pemerintah daerah tetap memberlakukan lockdwon, pemerintah harus memastikan ketersediaan pangan wargnya. Jangan sampai lockdown yang merupakan kebijakan pemerintah justru menyengsarakan warga.

“Sudah harus dipastikan Perumda Pasar Jaya dan stakeholder pangan lainnya aman dalam 1-2 bulan ke depan di Jakarta,” kata Arifin berdasarkan keterangan yang diterima pada Senin (30/3/2020).

Arifin, mengatakan pemerintah daerah harus memastikan adanya fasilitas pengiriman atau distribusi pangan ke permukiman warga.

Soalnya selama masa lockdown, warga dilarang untuk beraktivitas di luar rumah.

 Setelah Diisolasi di RS Hermina, Bupati Cellica Nurrachadiana Dipindah ke RSUD Karawang

 Amerika Kewalahan Hadapi Virus Corona, Donald Trump Setujui 2,2 Dollar Triliun untuk Atasi Wabah

 BREAKING NEWS: BILL Gates Usul Lockdown di Amerika Serikat 6 Minggu untuk Tekan Virus Corona

 Surat Edaran Libur Sekolah di Kota Bekasi Diperpanjang Tersebar, Disdik Sebut Masih Pembahasan

“Pangan harus didekatkan ke warga, jangan sampai warga harus bepergian jauh keluar untuk mendapatkan bahan pokok,” ujarnya.

Arifin juga menekankan perlu kerjasama juga dengan aparat keamanan untuk memastikan tidak ada antrian dan panic buying sehingga semua warga bisa mendapatkan secara proporsional.

Jajaran di bawah seperti Camat, Lurah, RW dan RT perlu disiagakan juga terutama untuk mendorong saling bantu antar warga.

“Khusus untuk rumah warga yang jadi PDP (pasien dalam pengawasan), ODP (orang dalam pemantauan) dan positif terinfeksi, logistiknya perlu diantarkan ke rumah,” kata Arifin.

Sempat Beredar Informasi Penutupan Sejumlah Titik di Jakarta, Jalan Yos Sudarso Terpantau Normal

Politikus PKS ini juga mengapresiasi Pemprov DKI jika memang harus mengkarantina wilayah, karena itu salah satu cara menekan lajunya penyebaran Covid-19.

“Kami mengapresiasi, karena sejalan dengan permintaan Presiden PKS untuk melock down parsial beberapa wilayah yang terkena wabah virus korona yang cukup parah,” imbuhnya.

Berdasarkan situs corona.jakarta.go.id hingga Senin (30/3/2020) pukul 08.00, ada 720 orang yang dinyatakan positif corona. 445 orang dirawat dan 48 dinyatakan sembuh.

Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin-Sudirman Cenderung Lebih Ramai dari Biasanya

Kemudian untuk meninggal dunia ada 76 oang dan yang melakukan isolasi mandiri ada 151 orang. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved