Virus Corona

Tak Mau Lockdown, Donald Trump Perpanjang Masa Social Distancing di Amerika Hingga 30 April

Presiden Amerika Serikat memutuskan untuk memperpanjang social distancing bagi warganya sampai 30 April 2020.

JIM WATSON/AFP VIA GETTY IMAGES/GETTY
Presiden Donald Trump memberlakukan social distancing bagi warga Amerika sampai 30 April 2020. 

"Kami berharap untuk pulih dari coronavirus pada 1 Juni," kata Trump.

Dikutip dari CNN, jumlah pasien positif yang terinfeksi Virus Corona sebanyak 121 ribu orang dan terus bertambah setiap hari.

FOLLOW US:

Jumlah kasus Virus Corona di AS kini telah melampaui China.

Jika melihat data per Jumat (27/3) saja, kasus wabah itu di AS mencapai 85.377 orang dengan jumlah kematian 1.295 orang.

Sementara itu, China tercatat memiliki 81.340 kasus. Kemudian, jumlah pasien yang meninggal tercatat sebanyak 3.292 orang.

Namun seperti yang diberitakan sebelumnya, opsi mengkarantina New York demi menekan penyebaran COVID-19 yang pernah diungkapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tak jadi dilakukan.

Menteri Keuangan Jerman Bunuh Diri karena Depresi Terkait Corona, Padahal Merkel Kian Dipercaya

Trump memutuskan menolak opsi lockdown bagi New York, dan area sekitarnya, New Jersey dan Connecticut yang telah disampaikan politikus lokal.

Sebelumnya sempat ada kekhawatiran terkait kepanikan di New York yang kini menjadi episentrum penyebaran Covid-19 di AS.

"Karantina tidak diperlukan," cuit Trump melalui Twitter pada Sabtu (28/3) malam waktu setempat.

Halaman
1234
Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved