Breaking News

BREAKING NEWS: Update Corona Terkini Pasien Meninggal 122 Orang, Persentase Kematian Sangat Tinggi

Jumlah pasien Virus Corona meninggal dunia bertambah menjadi 122 orang (tambah 8 orang) dan jumlah pasien sembuh 75 orang.

Capture Youtube KompasTV
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB. Ia menyebut Indonesia tambah 81 kasus virus corona. 

Pada Minggu (29/3), Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet tercatat merawat 389 pasien terkait Covid-19 yang terdiri atas 79 pasien positif Covid-19, 224 pasien dalam pengawasan, dan 86 orang dalam pemantauan.

Wisma Atlet Kemayoran resmi difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19 mulai 23 Maret 2020. Rumah sakit tersebut bisa menampung sampai 12.000 orang.

 Setelah Diisolasi di RS Hermina, Bupati Cellica Nurrachadiana Dipindah ke RSUD Karawang

 Amerika Kewalahan Hadapi Virus Corona, Donald Trump Setujui 2,2 Dollar Triliun untuk Atasi Wabah

 BREAKING NEWS: BILL Gates Usul Lockdown di Amerika Serikat 6 Minggu untuk Tekan Virus Corona

 Surat Edaran Libur Sekolah di Kota Bekasi Diperpanjang Tersebar, Disdik Sebut Masih Pembahasan

Menurut data Kementerian Kesehatan, hingga Minggu (29/3) jumlah kasus Covid-19 di DKI Jakarta tercatat 675 kasus. Dari keseluruhan kasus itu, ada 45 orang yangsudah dinyatakan sembuh dan 68 yang meninggal dunia karena Covid-19.

900 ruangan wisma atlet disiapkan tampung ODP Covid-19

Sekitar 900 ruangan disiapkan di wisma atlet Jakabaring Palembang Sumatera Selatan untuk menampung orang dalam pemantauan paparan Covid-19.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Minggu mengatakan pihaknya telah meninjau tempat tersebut bersama Pangdam, Ketua DPRD Sumsel serta pejabat lainnya untuk memastikan fasilitas yang ada.

 Memilih Diisolasi di Masjid, ODP di Masjid Jami Kebon Jeruk Dipastikan Dapat Bantuan Makanan Rutin

Bahkan kesiapan wisma atlet menjadi ODP Center telah dilakukan mapping sejak beberapa waktu lalu oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.

Menurut Gubernur, dipilihnya wisma atlet sebagai pusat ODP karena kesiapan mulai dari infrastruktur, jarak tempuh, di mana dapat menampung sekitar 2.000 ODP dengan jumlah kamar ada sekitar 900.

"Satu kamar bervariasi, ada 3 sampai 4 kamar tidur, jadi tergantung dokter. Nantinya pasien yang mau ke sini silahkan dan akan disambut tim dokter, mereka di screening mulai dari riwayat perjalanan dan riwayat interaksinya. Nanti ketahuan juga dia menjadi ODP atau pasien dalam pengawasan (PDP)," ujar Deru.

Selain itu, kepastian dokter juga yang menentukan apakah pasien harus menjalani isolasi mandiri di rumah, ODP Center atau rumah sakit.

 Sempat Beredar Informasi Penutupan Sejumlah Titik di Jakarta, Jalan Yos Sudarso Terpantau Normal

Menurut Gubernur, kalau dokter mendapati pasien ternyata PDP maka rumah sakit rujukan yang akan menampung.

Walaupun pusat ODP mungkin bisa juga menjadi ruang rawat PDP dan itu memang butuh peralatan kesehatan seperti di RS, ujar dia.

Yang jelas masyarakat sekitar tidak perlu khawatir karena itu hanya pusat ODP serta prosedurnya standar kesehatan, tambah dia. (Antaranews/pro)

Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved