Berita Jakarta

Arus Lalu Lintas Jalan Thamrin-Sudirman Cenderung Lebih Ramai dari Biasanya

Meski sejumlah perkontoran di kawasan Sudirman-Thamrin masih menerapkan work from home (WFH), kondisi arus lalu lintas Jalan Thamrin dan Jalan Sudirma

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kondisi Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat tampak lebih ramai lancar pada Senin (30/3/2020) di tengah merebaknya wabah virus corona atau Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Meski sejumlah perkontoran di kawasan Sudirman-Thamrin masih menerapkan work from home (WFH), kondisi arus lalu lintas Jalan Thamrin dan Jalan Sudirman justru terlihat lebih ramai lancar.

Pantauan Wartakotalive.com nampak volume kendaraan lebih tinggi jika dibandingkan beberapa hari sebelumnya, namun meski begitu kondisinya masih lancar, tidak ada kemacetan yang biasa terjadi, terutama di hari Senin (30/3/2020).

Sedangkan beberapa pelican crossing yang biasa ramai dilintasi oleh pejalan kaki, juga nampak sepi, hanya satu sampai 3 pejalan kaki yang terlihat melintas, hal ini juga pengaruh dari dua mall di HI masih tutup.

Beberapa jalan arteri pun juga nampak lebih lenggang, tidak ada kepadatan yang biasanya terjadi di jalur alteri.

Pada ruas jalur protokol khususnya Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin menurun hingga 25 persen. Penurunan itu juga terjadi sejak diberlakukan kebijakan WFH pada 15-21 Maret 2020.

 Setelah Diisolasi di RS Hermina, Bupati Cellica Nurrachadiana Dipindah ke RSUD Karawang

 Amerika Kewalahan Hadapi Virus Corona, Donald Trump Setujui 2,2 Dollar Triliun untuk Atasi Wabah

 BREAKING NEWS: BILL Gates Usul Lockdown di Amerika Serikat 6 Minggu untuk Tekan Virus Corona

"Untuk volume kendaraan di Jalan Sudirman-Jalan Thamrin dari arah selatan ke utara (Sarinah-Ratu Plaza) pada 15-21 Maret sebanyak 289.734 unit atau menurun 25,3 persen dibanding periode 8-14 Maret yang mencapai 387.935 unit," kata Sambodo ketika dikonfirmasi, Senin (23/3/2020) dari berita Wartakotalive.com sebelumnya.

Sementara untuk volume kendaraan dari arah utara ke selatan (Ratu Plaza-Sarinah) periode 15-21 Maret sebanyak 138.568 unit. Jumlah itu menurun 24,7 persen dibanding 8-14 Maret yang mencapai 184.119 unit.

"Jadi total volume kendaraan pada 15-21 Maret dari arah selatan ke utara atau sebaliknya 428.302 unit. Sedangkan periode 8-14 Maret di jalur yang sama mencapai 572.052 unit. Jakarta lengang, terjadi penurunan yang signifikan di ruas jalan protokol," katanya.

Sedangkan kendaraan yang melintas di ruas tol menurun hingga 65 persen. Khususnya di ruas Jalan Tol Dalam Kota, Jakarta, hingga Tol Sedyatmo.

 Bojonggede Masuk Zona Merah Virus Corona, Ini Pesan Lurah Pabuaran Kepada Warganya

Seperti diungkapkan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Bahwa penurunan jumlah kendaraan itu terjadi pada Minggu (22/3) dibandingkan periode Minggu (15/3) sebelumnya.

"Jumlah penurunan di ruas tol dan periode tersebut mencapai antara 45,9 persen hingga 56,5 persen," kata Sambodo.

Sambodo menyebutkan, salah satunya, pada ruaas Gerbang Tol (GT) Halim pada Minggu (22/3/2020) jumlah kendaraan yang melintas mencapai 31.682 unit.

 BEGINI Saran WHO Kalau Terpaksa Kerja ke Kantor di Tengah Kasus Covid-19

Jumlah itu menurun dibanding Minggu sebelumnya sebanyak 58.370 unit. Kemudian GT Cililitan pada Minggu ini sebanyak 26.053 unit. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved