Virus Corona Jabodetabek

Tanggapan Lurah Pondok Kacang Barat Soal Warga Melockdown Perumahan Graha Bintaro Jaya

Lurah Pondok Kacang Barat Ahmad Zulkarnaen tanggapi mengenai warga melockdown Perumahan Graha Bintaro Jaya, Kota Tangerang Selatan.

Istimewa
Ilustrasi virus corona 

Diwartakan sebelumnya, Dawud mengatakan kebijakan lockdown merupakan hasil dari musyawarah para warga yang mendiami lingkungan tersebut.

Para warga memutus untuk mengisolasi mandiri di tengah situasi pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

"Sehubungan dengan adanya warga yang dinyatakan positif Covid-19, maka kami memutuskan untuk melakukan lockdown mulai tanggal 28 Maret sampai 2 April 2020," katanya.

Dipuji Wakil Wali Kota

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyatakan kesepakatannya atas putusan warga RT 03/ 07, Perumahan Graha Bintaro Jaya, untuk menutup akses lingkungannya.

Menurut Benyamin, putusan itu, yang akrab disebut lockdown, merupakan sikap peduli warga setempat dalam penerapan menjaga jarak dan karantina mandiri, untuk memutus rantai penularan virus corona.

"Setuju, para ketua RT tentu sangat tahu situasi di wilayah, begitu juga warganya. Dan, jika kemudian ketua RT melakukan pembatasan akses di wilayahnya, tentu untuk kepentingan warga," kata Benyamin kepada Wartakotalive.com melalui pesan singkat, Sabtu (28/3/2020).

Meski tahu tindakan itu tanpa koordinasi dengan pihak pemerintah setempat, Benyamin menyatakan salut terhadap para ketua RT dan warga RW 07 Graha Bintaro Jaya.

"Saya kira itu hal bagus dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di RT. (Meski) enggak ada koordinasi, tapi kalau memang itu perlu, kenapa tidak ?," katanya.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, warga di Graha Bintaro, Kelurahan Pondokkacang, Kecamatan Pondokaren, memutuskan menutup akses lingkungannya.

Tidak boleh masuk dan keluar

Ketua RT 03, Dawud Arif Khan, mengatakan kebijakan lockdown merupakan hasil dari musyawarah warga.

"Sehubungan dengan adanya warga yang dinyatakan positif Covid-19, maka kami memutuskan untuk melakukan lockdown mulai tanggal 28 Maret sampai 2 April 2020," ujar Arif saat dikonfirmasi,.

Dia menjelaskan bentuk lockdown di wilayahnya, yakni menutup akses keluar masuk warga. Warga dari luar lingkungannya dilarang berkunjung selama masa lockdown tersebut.

Namun, kesepakatan lockdown itu dapat ditangguhkan bila terjadi situasi darurat.

"Semua portal ditutup, tidak boleh ada orang luar masuk , dan para warga tidak keluar dari wilayah ini. Kecuali apabila ada keperluan yang mendesak," tandas Dawud.

Diimbau Tidak Pulang ke Kampung Halaman

Pihak Pemerintah Kota Tangerang Selatan imbau masyarakat untuk tidak mudik atau pulang ke kampung halaman.

Imbauan untuk masyarakat Kota Tangerang Selatan tak mudik, guna memutus mata rantai wabah virus corona atau Covid-19.

Sebab, di tengah kebijakan protokol kesehatan isolasi diri, banyak memanfaatkan dengan pergi ke luar daerah atau pulang ke kampung halaman.

Menanggapi fenomena itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, imbau masyarakat tetap ikuti protokol kesehatan ditetapkan pemerintah Indonesia.

 Program Mudik Gratis 24 Mei 2020 Dibatalkan, Dishub Bekasi Bahkan Minta Warga Bekasi Tidak Mudik

 VIRAL dan Terkonfirmasi, Pengantin Pakai Masker, Jas Hujan, dan Jaga Jarak HindarI Virus Corona

 Kapolda Metro Imbau Warga Jakarta Tunda Mudik untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Bahkan, dirinya turut meminta masyarakat Tangsel untuk tidak pulang ke kampung halaman di tengah situasi pandemi virus corona.

Ia meyakini dengan menerapkan protokol kesehatan ini dapat memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona.

"Saya minta bukan mengimbau lagi. Saya minta kepada masyarakat Tangsel, tahun ini untuk tidak mudik dengan alasan apapun"

"Diam di rumah, di Tangsel karena cara itu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini," kata Benyamin saat dihubungi, Tangsel, Sabtu (28/3/2020).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie (Wartakotalive.com/M23)

Selain itu, jelang memasuki bulan suci Ramadan banyak dari masyarakat yang memilih pulang ke kampung halamannya atau mudik.

Namun, Benyamin meminta untuk meniadakan kegiatan Mudik Lebaran 2020.

Meski, telah menjadi budaya pada tiap perayaan Hari Raya Idul Fitri.

"Jadi kami berharap masyarakat enggak usah mudik, batalkan rencana mudiknya pada tahun ini, seperti itu," tandasnya. (M23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved