Virus Corona Jabodetabek

Fraksi Demokrat DPRD DKI Tawarkan Delapan Skema Biaya Lockdown Jakarta ke Anies Baswedan

Berdasarkan kajian Demokrat, Jakarta dapat menyiapkan dana sekitar Rp 5,8 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan penyemprotan disinfektan terhadap 350 kendaraan layanan SIM, STNK Keliling dan kendaraan operasional, baik roda dua dan roda empat, Sabtu (28/3/2020). Hal itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona atau COVID 19. 

WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta--- Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Demokrat Mujiyono menawarkan delapan alternatif skema biaya penyaluran bantuan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Usulan skema biaya penyaluran bantuan itu dapat digunakan  apabila Jakarta diputuskan untuk lockdown atau karantina wilayah selama 14 hari akibat penyebaran virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan kajian Demokrat, Jakarta dapat menyiapkan dana sekitar Rp 5,8 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Lockdown dibutuhkan Jakarta untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang terus meluas. Saya yakin Jakarta siap, apalagi APBD DKI Jakarta mencapai Rp 87,95 triliun," kata Mujiyono seperti dikutip dari siaran pers, Minggu (29/3/2020).

"Saya rasa ini relevan karena pajak dari rakyat harus dikembalikan untuk rakyat juga, apalagi di tengah pandemi corona seperti ini," kata  Mujiyono yang juga menjabat  Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta tersebut.

VIDEO: Cegah Penyebaran Virus Corona, KAI Daop 1 Batalkan Sejumlah Perjalanan Mulai 1 April

BERITA FOTO: Beginilah Penampakan Hotel yang Disediakan Pemprov DKI untuk Tenaga Medis Corona

Dia mengatakan bahwa delapan skema pembiayaan yang telah dikaji sangat matang.

Skema pembiayaan pertama adalah menyalurkan beras sebanyak 0,5 liter seharga Rp 6.000 kepada 11.058.949 warga DKI Jakarta selama 14 hari.

Biaya yang dibutuhkan untuk membeli beras sekitar Rp 928 miliar lebih.

Skema kedua, membeli kebutuhan lauk kalengan, telur ayam, minyak dan sebagainya untuk 11 juta jiwa tersebut masing-masing biaya Rp 25.000.

Apabila dilakukan selama 14 hari, biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 3,8 triliun lebih.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved