Antisipasi Virus Corona, Jakarta United FC Terpaksa Liburkan Pemain 4 Bulan

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Jakarta United FC terpaksa meliburkan pemainnya sampai empat bulan.

Warta Kota/Rafsanzani Simanjorang
CEO Jakarta United FC, Aji Bintara. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Jakarta United FC terpaksa meliburkan pemainnya sampai empat bulan.

Penyebaran covid-19 yang meningkat telah membuat dunia olahraga khususnya sepakbola di Indonesia terhenti untuk jangka waktu yang belum bisa ditentukan.

Bahkan gara-gara covid-19, juara bertahan Liga 3 2019 wilayah DKI Jakarta, Jakarta United FC, atau yang dikenal dengan JUFC terpaksa meliburkan pemainnya selama empat bulan.

Kejar Impian Lolos Liga 2, Jakarta United FC Tunjuk Iwan Setiawan Sebagai Pelatih

CEO JUFC, Aji Bintara mengatakan bahwa pihaknya sudah memutuskan untuk meliburkan pemain demi menjaga keselamatan masing-masing pemain sembari menunggu keputusan PSSI dan Asprov DKI Jakarta.

Walaupun meliburkan pemainnya, JUFC tetap bertindak profesional dengan memperhatikan kesejahteraan pemain dan pelatih.

"Untuk pemain dan pelatih yang sudah dikontrak, kami akan usulkan ada tunjangan 20-25% karena ini ada penundaan dan pemain berlatih individu dirumah. Tapi ini belum final menunggu keputusan asprov DKI apakah tetap diselenggarakan kompetisi atau tidak," ujar Aji kepada Warta Kota, Jumat, (27/3/2020).

Target Lolos ke Liga 2 2020, Jakarta United Segera Datangkan Pelatih Berkualitas

Ia pun memberikan pesan sederhana kepada pemain dalam menyikapi keputusan tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ini kesehatan jauh lebih penting dan menjadi prioritas ketimbang sepakbola.
Selain itu ,pemain harus menjaga kondisi dan safe di rumah masing-masing bersama keluarga serta menjaga pola hidup sehat dan menjaga diri sebaik-baiknya.

"Intinya Jakarta United FC tetap mengedepankan pola-pola manajemen klub yang professional dan ikut aturan pemerintah dan PSSI, dan selalu mengupayakan solusi terbaik bagi pemain, pelatih, manajemen, dan seluruh stakeholders yang ada," tutupnya.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved