Breaking News:

Virus Corona

Warteg Ini Bagikan Makanan Gratis kepada Warga Depok selama Wabah Virus Corona, Jam 07.00-16.00

Melalui Warteg Amanah yang berlokasi di Jalan Raya Tole Iskandar, Sukmajaya, ACT membagi-bagikan makanan gratis kepada 100 orang.

Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Bekerja sama dengan ACT, Warteg Amanah di Jalan Tole Iskandar, Sukmjaya, Kota Depok, siap melayani 100 orang untuk diberikan makanan gratis setiap hari selama wabah Covid-19, Jumat (27/3/2020). 

"Programnya dari ACT gratis makan untuk 100 orang setiap hari selama wabah virus corona dari jam 7 pagi sampai jam 4 sore..."

MEREBAKNYA Covid-19 membuat pemerintah kota maupun pusat mengeluarkan kebijakan kepada masyrakat untuk tetap berada di rumah.

Hal ini tentu saja menjadi kebijakan yang tidak bisa diikuti oleh semua orang terutama mereka yang mengais rejeki dari harian atau harus selalu berada di luar rumah demi memenuhi kebutuhan.

Sadar beban berat yang ditanggung masyarakat khususnya yang berada di tingkat ekonomi menengah ke bawah, Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan di tengah kondisi yang semakin rumit ini.

Pemkot Depok Siapkan Logistik untuk Warganya yang OPD dan PDP Corona Selama 14 Hari

Pemkot Depok Siap Lakukan Rapid Test di 11 Kecamatan Melalui Puskesmas, Ini yang Wajib Jalani Test

Gerbang Disinfektan Otomatis di Komplek Marinir Depok, Pengendara Keluar Masuk Disemprot Disinfektan

Melalui Warteg Amanah yang berlokasi di Jalan Raya Tole Iskandar, Sukmajaya, ACT membagi-bagikan makanan gratis kepada 100 orang.

"Programnya dari ACT gratis makan untuk 100 orang setiap hari selama wabah virus corona dari jam 7 pagi sampai jam 4 sore," kata Pengelola Warteg Amanah Sugiono saat ditemui wartawan di Sukmajaya, Depok, Jumat (27/3/2020).

Sugiono menegaskan bahwa program yang digagas ACT ini adalah untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Ada 100 kupon yang disiapkan ACT untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat.

"Satu kupon satu orang makan gratis dengan harga satu porsi Rp 15.000. Kalau harga makanannya (yang di makan) Rp 20.000, maka penerima kupon hanya bayar Rp 5.000, karena yang Rp 15.000 dibayar ACT," paparnya.

Selama wabah Covid-19, Sugiono mengaku banyak pedagang yang mengeluh lantaran sedikitnya konsumen atau orang yang berbelanja akibat imbauan untuk tetap berada di rumah.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved