Berita Video

VIDEO: Masuk Kampung Jaha Kota Bekasi Wajib Disemprot Disinfektan dan Dicek Suhu Tubuh

Pada pintu masuk tersisa itu juga warga yang hendak masuk maupun keluar disemprotkan cairan disinfektan

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Warga RW 11 Kampung Jaha, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi melakukan isolasi mandiri atau 'local lockdown' mulai 26 Maret hingga 8 April 2020. Tampak satu dari 12 akses pintu masuk yang dibuka dan diberlakukan penyemprotan desinfektan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI- Wilayah RW 11 Kampung Jaha, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi melakukan isolasi mandiri atau 'lockdown'.

12 pintu akses masuk ke wilayah tersebut ditutup. Hanya menyisakan satu pintu masuk saja untuk masuk ke kampung tersebut.

Pada pintu masuk tersisa itu juga warga yang hendak masuk maupun keluar disemprotkan cairan disinfektan dan dicek suhu tubuhnya oleh anggota karang taruna wilayah setempat.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Jatiasih, Sayadi Ogay (40) mengatakan isolasi mandiri dilakukan atas hasil musyawarah bersama, mulai dari ketua RW bersama seluruh ketua RT. Selain itu, tokoh masyarakat, karang taruna maupun warga itu sendiri.

"Ini hasil kesepakatan bersama setelah kita lakukan musyawarah. Diputuskan isolasi mandiri atau bisa dikatakan lockdown Kampung Jaha RW 11," ujar Sayadi, saat ditemui Wartakotalive.com, pada Jumat (27/3/2020).

Ia menerangkan lockdown baru dimulai sejak Kamis (26/4/2020) pagi. Satu akses masuk ke area Kampung Jaha itu dijaga oleh anggota Karang Taruna selama 24 jam. Warga hendak masuk dilakukan penyemprotan dan pengecekan suhu tubuh.

Tak hanya warga yang mengendarai motor saja yang disemprot, akan tetapi warga yang menggunakan mobil juga diminta turun dari mobil untuk disemprot seluruh tubuhnya.

"Tamu ataupun ojek online yang masuk kita semprot disinfektan dan cek suhu tubuh," ucap dia.

Ia menyebut wilayah RW 11 Kampung Jaha ini terdiri dari 1.233 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian 917 KK warga asli dan 316 KK warga pengontrak. Untuk jumlah warga atau jiwa ada sebanyak 4.072 dengan luas wilayah sekira 20 hektare.

Semua warga juga diminta tidak keluar rumah kecuali jika ada keperluan mendesak.

"Rencana kami lockdown sampai 8 April 2020, untuk diperpanjang kita lihat kondisinya seperti apa," jelas dia.

Ia menyebut seluruh akses masuk ditutup triplek maupun portal besi dengan ketinggian mencapai 100-150 centimeter. Untuk mengawasi dan mamastikan warga tidak menerobos akses yang ditutup itu, anggota karang taruna melakukan patroli setiap waktu.

"Alhamdulillah warga pada mengerti dan paham. Kita ini RW 11 belum ada yang terjangkit dan jangan sampai ada. Maka inilah membuktikan warganya kesadaranya tinggi," papar dia. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved