Breaking News:

Virus Corona

UPDATE 274 Pasien di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kondisi Baik, Bisa Saja Pulang Sebelum 14 Hari

PANGDAM JAYA Mayjen Eko Margiyono mengatakan hingga Jumat siang ini ada 274 pasien yang menjalani isolasi atau karantina di Wisma Atlet Kemayoran.

Kompas TV
Pasien mulai berdatangan ke RS Darurat Virus Corona di Wisma Atlet, Jakarta. 

Dan kriteria paien positif Covid-19 memiliki usia lebih dari 15 tahun, sesak ringan sampai sedang serta tidak memiliki komorbid.

Pangdam Jaya ini kemudian menjelaskan ada dua cara yang dapat ditempuh untuk bisa mendapatkan perawatan di Rumah sakit darurat tersebut.

“Pertama adalah mandiri, yakni apabila mengalami gejala atau merasa pernah kontak dengan orang yang terpapar Covid-19 bisa langsung datang ke Wisma Atlet Atau melakukan call center di 119,” jelasnya.

“Dan cara lainnya juga melalui rujukan dari rumah sakit- rumah sakit,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Eko juga menyampaikan terkait system pelayanan kesehatan terhadap pasien Covid-19 di Wisma Atlet yang berbeda dengan rumah sakit lain.

"Kami menyampaikan pada kesempatan yang baik ini bahwa rumah sakit ini berbeda dengan rumah sakit yang lain,” kata Eko.

"Karena rumah sakit ini menerapkan sistem pelayanan self handling dengan sistem visit video call. Yang kedua self karantina, yang ketiga limitasi kontak dengan petugas,” jelasnya.

Dan yang keempat apabila makin memberat (kondisinya) maka akan dirujuk ke rumah sakit rujukan.

"Sudah ada beberapa pasien yang datang kemudian diperiksa karena berat kembali kita rujuk," jelasnya.

Eko menyebut untuk kapasitas dari dua tower yang disiapkan untuk rumah sakit ini, tower tujuh yang sudah beroperasional mampu menampung 1.700 orang.

Sementara di tower enam dapat menampung 1.300 pasien sehingga total 3.000 pasien mampu ditampung di Wisma Atlet.

“Kalau skenarionya bertambah buruk, maka bisa akan digunakan tower berikutnya yaitu tower empat dan lima,” jelasnya. (Tribunnews.com/Isnaya)

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menargetkan perbaikan dan perapihan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat selesai Sabtu (21/3/2020) malam.

Pengerjaan Wisma Atlet Kemayoran itu melalui Direktorat Jenderal Perumahan  yang akan digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19.

"Perbaikan dilakukan sebagai respon atas permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19," kata Basuki Hadimuljono Menteri PUPR, Jumat (20/3/2020).

Perbaikan dan perapihan akan dilaksanakan selama 4 hari mulai Rabu malam (18/3) dan ditargetkan selesai pada Sabtu  (21/3/2020) malam.

Pihaknya telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo dalam Ratas Evaluasi Penanganan Covid-19.

 Begini Nasib 67 Warga Pasca Besuk Pasien Virus Corona yang Meninggal di Rumah Sakit.

 Perut Nia Ramadhani dalam Video TikTok Disorot, Maia Estianty & Ayu Dewi Berkomentar

 Prabowo Minta Sediakan Pesawat kepada Panglima TNI Untuk Angkut Alat Kesehatan Dari Shanghai Cina

 Jokowi Bangun Gedung untuk Pasien Virus Corona di Pulau Galang Ini Fasilitas dan Target Selesai

Mengenai rencana perbaikan Wisma Atlet Kemayoran untuk bisa dimanfaatkan sebagai RS Darurat COVID-19.

Pada hari Kamis (19/3/2020) sore, Menteri Basuki juga melakukan sidak lapangan ke Wisma Atlet didampingi Dirjen Perumahan Khalawi AH, Kasdam Jaya, Brigadir Jenderal TNI M. Saleh Mustafa, Direktur Rumah Susun M. Hidayat, dan beberapa Direksi BUMN Karya.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melakukan pengecekan Wisma Atlet Kemayoran yang akan disiapkan untuk menjadi Rumah Sakit Darurat Covid 19.
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melakukan pengecekan Wisma Atlet Kemayoran yang akan disiapkan untuk menjadi Rumah Sakit Darurat Covid 19. (Dok. Humas Ditjen Perumahan PUPR)

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid. mengatakan perbaikan dilakukan pada fisik bangunan, instalasi air minum, listrik dan lift.

"Kami akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19/Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian BUMN dan pihak terkait agar RS Darurat Covid-19 ini cepat selesai. Jika memang diperlukan penyesuaian atau pembongkaran fisiknya, kita siap" kata Khalawi pada Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19, di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Dari 10 tower yang ada, Kementerian PUPR menyiapkan 4 tower untuk digunakan sebagai RS Darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.

Tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang.

“Satu kamar diperkirakan dapat menampung dua hingga tiga orang pasien," terang Khalawi.

Adapun tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang refreshing.

Sedangkan lantai 4 - 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien.

"Kapasitas di tower 7 adalah 886 unit. Jika satu unit dapat menampung dua atau tiga orang maka kapasitas ruang rawat maksimun adalah 2.458 pasien," ucapnya.

Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan Tower 1 lantai 1 - 24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang.

Sedangkan Tower 3 lantai 1 - 24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 unit dan dapat menampung maksimal 1.750 orang.

"Kami siap melaksanakan tugas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR untuk membantu penanganan COVID-19 di Indonesia," tandasnya.

Sebagai informasi, Wisma Atlet Kemayoran memiliki 10 tower dimana 7 tower berada di Blok D10 dan 3 tower berada di Blok C dengan total jumlah hunian sebanyak 7.426 unit yang dapat menampung 22.276 orang.

Luas bangunan di Wisma Atlet Kemayoran adalah 468.700 meter persegi.

Di Blok C yang berada dekat dengan pintu tol Ancol terdapat tiga tower dengan kapasitas 1.932 unit hunian.

Sedangkan di Blok D10 yang berada di belakang RS Mitra Kemayoran, terdapat 7 tower dengan total hunian sebanyak 5.494 unit.

Proses pembangunan Wisma Atlet Kemayoran selesai pada November 2017 lalu dan menjadi hunian bagi para atlet yang bertanding dalam ajang Asian Games 2018 lalu.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved