Breaking News:

Virus Corona

Imbauan Bekerja di Rumah Efektif Turunkan Jumlah Penumpang MRT Jakarta

Imbauan Bekerja di Rumah tersebut efektif menurunkan jumlah penumpang MRT Jakarta selama satu pekan ini.

Wartakotalive/Angga Bhagya Nugraha
Warga menggunakan moda transportasi massal MRT di Kawasan Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2020). PT MRT menganjurkan seluruh penumpangnya untuk dapat menerapkan jarak sosial atau social distances. 

Warta Kota, Jakarta-Pasca ditetapkannya status DKI Jakarta sebagai Tanggap Darurat Bencana Pandemi COVID-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus corona COVID-19.

Salah satunya melalui kebijakan bekerja di rumah.

Imbauan yang dikeluarkan melalui Surat Edaran No. 14/SE/2020 tentang Imbauan Bekerja di Rumah tersebut efektif menurunkan jumlah penumpang MRT Jakarta selama satu pekan ini.

Tercatat jumlah penumpang MRT Jakarta mulai dari hari Senin (23/3) sampai dengan Kamis (26/3) secara berturut-turut 13 ribu, 10 ribu, 2 ribu (hari libur), dan terakhir di angka 9 ribu penumpang dalam satu hari.

DIrektur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, mengatakan bahwa terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat signifikan.

“Dilihat dari data sepekan ini, penurunan jumlah penumpang mencapai 90 persen,” ujar William.

 Warga Terdampak Corona, ACT Gelar Operasi Makan Gratis Bersama 1.000 Warteg, ini Daftar Lokasinya

 Keluhan Hotman Paris: Gara-gara Corona Kualat, Kaya Orang Linglung dan Parno

 Jangan Asal Pilih, Ini Jenis Alkohol yang Baik untuk Bahan Hand Sanitizer Menurut LIPI

Selain itu, William juga terus berupaya memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran virus
corona COVID-19 di lingkungan MRT Jakarta.

“Kami akan terus memantau dan melakukan evaluasi kebijakan terkait operasional MRT Jakarta selama masa tanggap darurat bencana pandemi ini,” ujarnya.

Susasan stasiun MRT Jakarta yang sepi penumpang, Senin (23/3/2020).
Susasan stasiun MRT Jakarta yang sepi penumpang, Senin (23/3/2020). (MRT Jakarta)

“Apabila jumlah penumpang semakin mengalami penurunan, mulai Senin 30 Maret 2020, kita akan memberlakukan pola operasi kereta dengan headway 20 menit sepanjang waktu operasi, ” tambahnya.

PT MRT Jakarta (Perseroda) terus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama cegah
penyebaran virus corona COVID-19 dengan tidak beraktivitas di luar rumah apabila tidak ada
kebutuhan yang mendesak.

• ini Video Kronologi Bupati Karawang Positif Corona, Sesak Napas hingga Tak Sanggup Lanjutkan Pidato

• Tanpa Gejala Apapun, Tiba-tiba Bupati Geulis ini Dinyatakan Positif Corona

• Terdampak Corona, Jokowi Tangguhkan Cicilan Kendaraan Selama 1 untuk Tukang Ojek dan Sopir Taksi

Halaman
1234
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved