Imbas Wabah Virus Corona

Stok Darah di PMI Kota Tangerang Menipis karena Warga Takut Donorkan Darahnya

“Kami berusaha untuk menambah stok darah dengan berbagai cara, di antaranya broadcast messages ke pendonor darah yang sudah rutin mendonorkan darahnya

dok pmi kota tangerang
PMI Kota Tangerang juga melakukan edukasi kepada pendonor darah dan masyarakat bahwa donor darah aman, karena Covid-19 tidak ditularkan lewat darah donor. 

Jumlah stok darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang makin menipis.

Berkurangnya stok darah ini terjadi karena warga takut untuk mendonorkan darahnya menyusul wabah virus corona atau Covid-19.

Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019, kata Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan, memang terjadi penurunan jumlah stok darah sampai 40 persen di PMI Kota Tangerang.

“Hampir 40 persen ya (penurunan),” ucapnya seperti dilansir TribunJakarta.com, Kamis (26/3/2020).

Meski jumlah pendorong mulai berkurang, namun kata Ade Kurniawan, ia memastikan stok darah masih ada sampai saat ini.

“Untuk ini kita menggunakan status motivasi donor, karena supaya stok di PMI Kota Tangerang tetap aman. Kalau untuk jumlah stok darah sudah mulai menipis,” jelas Ade kepada TribunJakarta.com, Kamis (26/3/2020).

Ia tidak memungkiri jika penurunan tersebut karena wabah Covid-19 di Kota Tangerang yang terus semakin parah.

Sehingga jumlah pendonor yang rutin mendonorkan darahnya berkurang secara drastis.

“Iya, karena dengan wabahnya Covid-19 jadi jumlah pendonor menurun,” tutur Ade.

Padahal kata Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Tangerang David H Sidabutar, penyebaran Covid-19 sebenarnya tidak menular melalui darah.

Halaman
12
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved