Virus Corona

Jadwal MRT Jakarta Kembali Berubah Mulai Kamis (26/3) Ini, Headway Jadi 10 Menit

Perubahan jadwal MRT Jakarta kembali diberlakukan mulai hari ini, Kamis (26/3). Headway MRT menjadi 10 menit.

Jadwal MRT Jakarta Kembali Berubah Mulai Kamis (26/3) Ini, Headway Jadi 10 Menit
Wartakotalive/Angga Bhagya Nugraha
Perubahan Jadwal MRT kembali diberlakukan mulai Kamis ini. Headway MRT menjadi 10 menit. 

MRT Jakarta kembali melakukan kebijakan baru dengan mengubah jadwal MRT dengan headway 10 menit.

Perubahan jadwal MRT Jakarta ini dilakukan karena jumlah penguna MRT menurun setelah adanya kebijakan pembatasan interaksi sosial dan work from home (WFH).

Perubahan jadwal MRT ini berlaku pada Kamis (26/3) hari ini.

Jarak waktu antar kereta atau headway MRT 10 menit selama jam operasional.

Jam operasional MRT pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Begini Kondisi Sepinya MRT Setelah Ditetapkannya DKI Jakarta Tanggap Darurat Bencana COVID-19

"Perubahan jadwal ini efektif berlaku pada hari ini Kamis, 26 Maret 2020. Jarak keberangkatan antarkereta (headway) tiap 10 menit selama jam operasional," kata Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi, dalam keterangan, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya kebijakan ini dilakukan didasari hasil evaluasi tiga hari terakhir, dimana jumlah penumpang semakin berkurang. Biasanya penumpang mencapai angka 13 ribu, terakhir hanya mencapai 3 ribu penumpang.

Dengan mempertimbangkan hal tersebut, Effendi menyebut PT MRT Jakarta menerapkan kebijakan tersebut.

"Evaluasi kami dalam tiga hari terakhir ini, jumlah penumpang telah berkurang hingga lebih dari 90 persen dari jumlah penumpang di hari normal," katanya.

Meski kebijakan layanan jarak antarkereta mengalami perubahan, lanjutnya, kebijakan pembatasan jumlah 60 penumpang per kereta atau 360 orang per rangkaian, tetap dilaksanakan.

Begitu pun pembatasan jarak sosial (social distancing), menjaga jarak minimal satu meter dengan penumpang lainnya, baik di kereta maupun di dalam stasiun akan tetap dilaksanakan.

"Kami telah memasang tanda atau stiker antrean di depan pintu penumpang, sebelum melakukan pengetapan dan juga di pintu tepi peron untuk tetap menjaga penerapan jarak sosial," katanya.

Meski begitu pihaknya berharap agar masyarakat tidak bepergian keluar rumah jika tidak memiliki urusan penting atau mendesak.

"Kami sangat mengharapkan masyarakat untuk tidak bepergian, kecuali untuk kepentingan yang mendesak. Serta senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran Covid-19," ucapnya. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved