Virus Corona

Perkembangan Terbaru Virus COVID-19, Peneliti Membuat Obat untuk Kurangi Komplikasi Virus Corona

Kabar itu antara lain peneliti menyatakan virus ini tidak bermutasi cepat, menjadi berita bagus di tengah upaya pencarian vaksin.

Perkembangan Terbaru Virus COVID-19, Peneliti Membuat Obat untuk Kurangi Komplikasi Virus Corona
Istimewa
Ilustrasi virus corona 

Saat mengarantina itulah, Stevenson mengaku menerima telepon dari keluarga yang pernah dia bantu bermigrasi ke Amerika Utara pada 2016.

Influencer AS Kena Virus Corona Setelah Jawab Tantangan TikTok Menjilat Toilet

Dikutip The Independent Selasa (24/3/2020), keluarga tersebut kini mengelola sebuah toko kelontong. Di sinilah bantuan pun terjadi.

"Mereka menelepon untuk mengatakan bahwa mereka menaruh plastik makanan di depan rumah saya," kata penulis buku bertema anak-anak dan remaja itu.

Stevenson berkata, keluarga itu menuturkan mereka bisa membawakanya makanan jika dibutuhkan selama beberapa hari ke depan.

"Mereka sangat baik, dan orang murah hati. Kami menjadi teman baik selama beberapa tahun terakhir. Saya yakin kami akan selalu terikat," tuturnya.

3. Ilmuwan teliti obat untuk kurangi komplikasi Virus Corona

Peneliti Kanada pada Senin (23/3/2020) dilaporkan meluncurkan studi terkait penggunaan obat anti-inflamasi untuk mengurangi risiko komplikasi paru-paru dan kematian terkait Covid-19.

Beberapa pasien SARS-Cov-2 disebut mengalami komplikasi parah karena lonjakan sel imun di paru-paru, dikenal juga sebagai "badai sitokin".

Dalam badai sitokin, sistem kekebalan bereaksi berlebihan dan merusak jaringan paru-paru.

Menyebabkan kegagalan organ dan gangguan pernapasan akut.

Gejala Mirip Virus Corona, Waspada Psikosomatis Panik Terlalu Banyak Baca Berita COVID-19

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved