Virus Corona

Pendonor Darah Menurun, PMI Kota Tangerang Terapkan Status Motivasi Donor

PMI Kota Tangerang menerapkan status motivasi donor, jadi untuk pasien yang membutuhkan darah, harus membawa pendonor.

Pendonor Darah Menurun, PMI Kota Tangerang Terapkan Status Motivasi Donor
dok pmi kota tangerang
PMI Kota Tangerang menerapkan status motivasi donor, jadi untuk pasien yang membutuhkan darah, harus membawa pendonor, hal ini untuk menutupi stok darah yang ada. 

WARTA KOTA, TANGERANG  -------  Pendonor darah di Kota Tangerang menurun sekitar 60-70 persen. Penurunan itu akibat efek domino wabah Virus Corona (Covid-19). Akibatnya, stok darah di PMI Kota Tangerang menipis.

Namun, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, walau menipis tapi ia memastikan kalau stok darah masih ada sampai saat ini.

“Sangat menurun, hampir 60-70 persen. Banyak pendonor yang meng-cancel kegiatan donornya di instansi atau perusahaan. Di mall juga sepi,” terang Ade, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Ia menjelaskan, biasanya dalam hitungan perhari masuk diangka 350 pendonor. Namun, semenjak wabah Covid-19 di kota seribu industri itu hanya mencapai 100 pendonor saja.

“Kita terhambat akhirnya. Awalnya kita menargetkan 20.000 darah untuk Bulan Suci Ramadhan dan pasca Hari Raya Idul Fitri. Ini kita juga saat ini tetap gencar mengajak warga untuk mendonor. Kita door to door kita jemput bola saat wabah ini,” ujarnya.

Saat ini, PMI Kota Tangerang menerapkan status motivasi donor. Jadi kata Ade, untuk pasien yang membutuhkan darah, harus membawa pendonor. Hal itu untuk menutupi stok darah yang ada.

Ade juga mengimbau, kepada warga Kota Tangerang, bahwa Covid-19 tidak berpengaruh kepada donor darah. Sebab, penularan virus yang bermula berasal dari Kota Wuhan, China itu tidak melalui darah.

“Jadi banyak pasien, saudara kita yang membutuhkan darah. Karena tak hanya Covid-19 saja, disitu ada DBD, pendarahan saat ibu melahirkan, khususnya untuk penderita Thalasemia, karena Thalasemia membutuhkan darah dua minggu sekali,” katanya.

“Jangan karena Covid-19 masyarakat nggak mau donor, hayo sebenernya Covid-19 dengan donor darah tidak berpengaruh,” imbuhnya.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved