Virus Corona

Instruksi PBNU Stop Sementara Tahlilan dan Liburkan Pesantren, Santi Pulang Tak Pakai Angkutan Umum

PBNU mengeluarkan instruksi yang meminta stop sementara tahlilal, pengajian, dan pengumpulan massa. Minta pesantren liburkan santri.

Instruksi PBNU Stop Sementara Tahlilan dan Liburkan Pesantren, Santi Pulang Tak Pakai Angkutan Umum
nu.or.id
PBNU mengeluarkan instruksi kepada jajaran pengurus NU terkait penanganan Virus Corona atau Covid-19. Dalam instruksi itu disebutkan, untuk sementara menghentikan kegiatan terkait pengumpulan massa seperti tahlilan dan pengajian. 

* PBNU keluarkan instruksi pencegahan Virus Corona.

* PBNU instruksikan sementara stop tahlilan dan pengajian.

* Pesantren dilarang adakan kegiatan yang kumpulkan banyak orang.

* Santri diliburkan dan pulang dijemput wali santri.

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan instruksi terkait wabah Virus Corona atau Covid-19 di Tanah Air.

Instruksi tersebut ditandatangani Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Pejabat Rais Am Rais Aam KH Miftachul Akhyar, dan Katib Am Yahya Cholil Staquf.

Instruksi bernomor 3945/C.I.34/03/2020 dikeluarkan di Jakarta pada Rabu, 25 Maret 2020 dan ditujukan kepada Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, Pimpinan Lembaga dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama, serta Asosiasi Pesantren di bawah naungan NU.

Isolasi Diri, Titi Kamal Menangis Rindu Anak-Anak Setengah Mati Karena Pisah Rumah

VIRAL, Nekat Buka Pembungkus Jenazah Pasien Virus Corona Sangat Berisiko, Bagaimana Sebaiknya?

Instruksi itu sebagai upaya untuk ikut mengendalikan atau menahan laju penyebaran serta memutus rantai sebaran virus Covid-19.

PBNU mengeluarkan instruksi kepada jajaran pengurus NU terkait penanganan Virus Corona atau Covid-19. Dalam instruksi itu disebutkan, untuk sementara menghentikan kegiatan terkait pengumpulan massa seperti tahlilan dan pengajian.
PBNU mengeluarkan instruksi kepada jajaran pengurus NU terkait penanganan Virus Corona atau Covid-19. Dalam instruksi itu disebutkan, untuk sementara menghentikan kegiatan terkait pengumpulan massa seperti tahlilan dan pengajian. (nu.or.id)

Instruksi berisi poin-poin sebagai berikut:

1. Pertama, mematuhi instruksi, imbauan, dan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (social distancing);

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved