Demam Berdarah

Stok Tinggal 30 Kantong, Kematian Karena Kekurangan Donor Darah Tidak Kalah Hebat dari Virus Corona

Palang Merah Indonesia Jakarta Utara mengakui krisis stok darah sejak virus corona mewabah. Akibatnya nyawa pasien yang butuh donor darah terancam.

Stok Tinggal 30 Kantong, Kematian Karena Kekurangan Donor Darah Tidak Kalah Hebat dari Virus Corona
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Mantan Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla sebut DKI Jakarta butuh 1000 kantong darah perhari. 

Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara mengakui krisis stok darah semenjak virus corona mewabah di Indonesia. Akibatnya bukan hanya nyawa pasien Covid-19 saja yang terancam, nyawa pasien yang membutuhkan donor darah juga terancam.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Jakarta Utara dr. Ulfa Suryani mengakui hampir 90 persen jadwal donor darah di PMI Jakarta Utara dibatalkan.

"Dibatalkan tiba-tiba. Stok yang ada saya bikin setiap bulannya adalah 9.000, itu semua hilang seketika. Jadi ini dampaknya banyak," kata dr Ulfa dihubungi Rabu (25/3/2020).

Saat ini kata dr Ulfa, sisa stok darah di PMI Jakarta Utara tinggal 30 kantong saja. Sementara rumah sakit sudah meminta terus untuk persiapan operasi.

Beberapa jenis operasi seperti perut dan dada disebut harus membutuhkan stok darah agar operasi bisa berlangsung.

 Bojonggede Masuk Zona Merah Virus Corona, Ini Pesan Lurah Pabuaran Kepada Warganya

 Keuangan Barcelona Mulai Sulit Akibat Terdampak Covid-19, Gaji Messi Cs Terancam Dipangkas

 Catat, Mulai Hari Ini Jadwal Operasional Tiga Bank ini Dibatasi

 Viral Surat Terbuka Dokter Tifauzia Tyassuma untuk Jokowi Minta Lockdown Indonesia

Oleh karena itu kini pihaknya telah menjalankan beberapa cara agar dapat mengatasi kelangkaan stok darah.

Pertama mereka membuka donor darah bagi instansi-instansi militer, seperti Polri dan TNI.

Kedua mereka menjemput bola dengan cara, mendatangi atau menggelar donor darah yang dihadiri lima orang perwakilan setiap RT dan RW dimana antara pendonor diberi jarak satu meter.

Kemudian yang ketiga adalah melakukan donor darah pengganti atau donor darah keluarga.

Waspadai Pandemi Covid-19, Tetapi Jangan Abaikan Ancaman TBC

"Keempat adalah melakukan donor darah barter. Istilahnya, kita punya darah apa nih, dia butuh A, maka barter saya tolong kasih golongan darah yang lain. Jadi semuanya bisa teratasi," jelas dr. Ulfa.

Halaman
12
Penulis: Desy Selviany
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved