Breaking News:

Virus Corona

Setelah Lockdown Jumlah Kematian Akibat Corona di Inggris Malah Catat Rekor Tertinggi, 87 Orang

Setelah Lockdown Jumlah Kematian Akibat Corona di Inggris Malah Catat Rekor Tertinggi, 87 Orang

Mario Pitrangeli/backgrid/daily mail
Suasana sore yang ramai di Battersea Park, London sehari setelah diberlakukan Lockdown 

Para perwira polisi Shepherd Bush terpaksa menggunakan megafon untuk membubarkan kerumunan besar.

Dari mobil polisi, seorang petugas berkata, "Anda tidak bisa tetap di taman, bisakah kalian semua pulang."

"Bisakah kalian semua pulang tolong ini bukan hari libur, ini adalah peraturan,"

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock membentuk 250.000 'tentara sukarelawan' guna mencegah penyebaran virus corona.

AS Bisa Jadi Pusat Persebaran Baru Corona, Hari Ini Warga New York Diminta Isolasi Diri 14 Hari

Menurut Matt Hancock, rumah sekarang menjadi 'garis depan' dalam perang melawan coronavirus.

Ia menegaskan aturan Lockdown Perdana Menteri pada hari Senin bukanlah saran tetapi aturan yang harus diikuti.

Mr Hancock lalu menyebut ancaman denda bagi yang melanggar aturan. Denda mulai dari £ 30 hingga denda tanpa batas untuk ketidakpatuhan.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menekankan sebuah pesan sederhana nan tegas kepada warganya di tengah wabah virus corona.

Jumlah Korban Tewas karena Virus Corona di Italia Kembali Naik, Hari 743 Orang, Total 6.820 Orang

"Mulai malam ini (Senin), saya harus memberikan sebuah instruksi sederhana kepada rakyat Inggris: Anda harus tinggal di rumah," kata dia.

Johnson menerangkan, hanya dengan membatasi pergerakan di luar ruangan inilah, maka mereka bisa menahan virus corona di level terkecil, keluarga.

Halaman
1234
Penulis: Wito Karyono
Editor: Wito Karyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved