Breaking News:

Virus Corona

Perawat Diusir dari Indekos karena Bekerja di RS Persahabatan, Padahal Tak Tangani Pasien COVID-19

Laporan terkait adanya perawat yang diusir dari indekosnya itu diterima pihak Persatuan Perawat Nasional sejak Minggu 2 Maret 2020 lalu.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Yaspen Martinus
Shutterstock
Ilustrasi 

Seusai penyerahan secara simbolis, Prabowo mengatakan penyerahan bantuan tersebut menunjukkan keseriusan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman Covid-19.

 Komisi IX DPR Ungkap Banyak Tenaga Medis Pakai Jas Hujan Sebagai APD, Digunakan Selama Satu Sif

Para pihak tersebut di antaranya Pemerintah Republik Indonesia, pemerintah negara sahabat seperti Republik Rakyat Tiongkok, perusahaan swasta dari Tiongkok, dan perusahaaan swasta dari Indonesia.

Prabowo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua unsur-unsur yang telah bekerja sama, baik Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan juga kepada perusahaan-perusahaan investor.

"Kita sangat serius memandang ancaman yang kita hadapi."

 BREAKING NEWS: Tambah 81 Kasus, Jumlah Pasien Virus Corona di Indonesia Melonjak Jadi 450 Orang

"Ini adalah ancaman untuk kita semua, bukan saja seluruh Bangsa Indonesia, tapi seluruh dunia," kata Prabowo dalam siaran pers Biro Humas Setjen Kemenhan, Senin (23/3/2020).

Ia mengatakan, dalam menghadapi ancaman Covid-19, diperlukan kerja sama yang baik dari semua pihak, dengan saling mendukung dan membantu.

"Ini saatnya kita bersatu, saatnya kita bahu-membahu menghadapi ini, karena seluruh dunia dalam ancaman," ucap Prabowo.

 38 Pasien Virus Corona di Indonesia Meninggal, 20 Sembuh

Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada TNI dan jajarannya yang menunjukkan sikap yang gagah berani dan rela berkorban.

Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada para dokter, perawat, dan pekerja di rumah sakit yang berada di garis paling depan berjuang untuk bangsa dan negara menghadapi ancaman Covid-19.

"Kami kagum sama kalian, kami hormat sama kalian, para dokter, para perawat para pekerja di rumah sakit, kau pahlawan-pahlawan sekarang ini."

 367.491 Karyawan di DKI Kerja dari Rumah, Perusahaan yang Melanggar Seruan Gubernur Tak Disanksi

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved