Breaking News:

Virus Corona

Ketua Komisi VI Usulkan Gedung DPR Jadi Rumah Sakit Darurat Pasien COVID-19

Faisol Riza mengusulkan Gedung DPR dijadikan rumah sakit darurat, jika Wisma Atlet Kemayoran sudah tidak bisa lagi menampung pasien Virus Corona.

Editor: Yaspen Martinus
KOMPAS/PRIYOMBODO
Suasana Gedung DPR, Jakarta, Jumat (22/5/2009). 

Anggota Komisi VI DPR itu menuturkan, pelaksanaan tes cepat anggota DPR dan keluarga akan didampingi tenaga medis internal DPR.

"Kami berencana menggunakan tenaga medis yang ada di unit pelayanan kesehatan (yankes) DPR, yang memang sudah ada sejak lama, bukan mengundang dari luar."

Lion Air Group Terapkan Physical Distancing dalam Penerbangan, Dimulai Saat Check-in

"Karena kami memahami bahwa tidak mungkin mendatangkan tenaga medis dari luar," tutur Awiek.

Fraksi PAN dan Fraksi Demokrat menolak menjalankan rapid test covid-19 untuk anggota DPR dan keluarganya, yang akan dilaksanakan pada akhir pekan ini.

Kedua fraksi tersebut menilai saat ini masyarakat lebih membutuhkan dibanding anggota dewan, di tengah mewabahnya Virus Corona.

Berpotensi Terkena dan Tularkan Virus Corona

Anggota Komisi IX DPR M Nabil Haroen menyebut, anggota DPR memiliki risiko tinggi terkena dan menularkan Covid-19 ke banyak orang.

Hal tersebut dapat terjadi karena saat reses, anggota dewan melakukan pertemuan dengan masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

"Anggaplah berkunjung ke 18 titik (wilayah) dan bertemu puluhan orang, maka berpotensi tertularnya virus corona sangat tinggi," ujar Nabil saat dihubungi, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

BEGINI Skenario Pemprov DKI Jika Pasien Virus Corona Melonjak Hingga 8.000 Orang

Oleh sebab itu, Nabil menilai anggota DPR perlu diperiksa tes corona untuk memastikan para wakil rakyat tersebut terbebas dari virus tersebut atau tidak.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved