Virus Corona

JUMLAH Kematian Akibat Virus Corona di Spanyol Telah Lebihi China, Negara Asal Covid-19 Ditemukan

Negeri Matador Spanyol mencatat lonjakan 738 kematian hanya dalam semalam akibat virus corona pada Rabu (25/3/2020).

Pablo Blázquez Domínguez/Getty Images
Seorang wanita di Madrid keluar dari toko buah memakai masker. Spanyol jadi salah satu negara yang berlakukan lockdown 

Ibu kota telah menjadi pusat penyakit di Spanyol. Dengan hampir 20.000 kasus dilaporkan pada Jumat, Spanyol menyalip Iran sebagai negara yang paling parah terkena dampak pandemi ketiga setelah China dan Italia.

Wilayah Madrid menyumbang 628 kematian dan 7.165 kasus.

Menteri Kesehatan Salvador Illa mengatakan rumah sakit Spanyol menjalankan beberapa uji klinis untuk menangani kasus-kasus virus corona yang parah dan ringan, sementara kementerian sains mengatakan, para peneliti sedang mengerjakan vaksin potensial dan tes pendeteksian.

MPR Sesalkan Tindakan Warga Beri Stigma Negatif kepada Tenaga Medis dan Paramedis

Sekitar 30 petugas pemadam kebakaran terlibat dalam operasi disinfeksi yang ekstensif di rumah jompo Monte Hermoso Madrid, dan sebuah tim militer sedang bekerja di tempat lain di dekat Madrid.

Pemerintah berjanji untuk melindungi orang tua dan staf di panti jompo setelah mencatat sejumlah besar kematian.

Spanyol dengan cepat menyusul Italia untuk menjadi negara Eropa kedua di mana ratusan orang terbunuh oleh virus corona setiap hari. Angka kematian menunjukkan sedikit tanda perlambatan.

Negara itu menggencarkan upaya untuk menghentikan penyebaran penyakit secara tiba-tiba dalam sepekan terakhir, memerintahkan keadaan darurat 15 hari secara nasional pada Sabtu, serta melarang orang-orang keluar rumah kecuali untuk acara-acara penting.

Bar, restoran, dan sebagian besar toko telah ditutup dan transportasi dibatasi.

Polisi mengatakan dalam sebuah kicauan bahwa mereka telah membubarkan sebuah pesta di aula dansa hotel dekat Madrid dan mendenda empat orang: "Beberapa masih belum menganggapnya serius ... dalam keadaan darurat penuh."

INI Pesan Iwan Bule ke Jurnalis di Lapangan: Jangan Lupa Pakai Masker dan Selalu Cuci Tangan

Karantina wilayah ini juga berdampak buruk pada perekonomian, yang telah memiliki tingkat pengangguran tertinggi di negara maju.

Halaman
1234
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved