Liga Inggris

Jika Musim Depan Tidak Juara, Harry Kane akan Tinggalkan Tottenham Hotspur

Harry Kane butuh trofi juara. Alan Shearer memprediksi Kane akan pergi jika Tottenham gagal meraih trofi mayor musim depan.

Jika Musim Depan Tidak Juara, Harry Kane akan Tinggalkan Tottenham Hotspur
Evening Standart
Harry Kaner cedera 

Alan Shearer yakin Harry Kane akan meninggalkan Tottenhan Hotspur jika dalam 12 bulan ke depan tim besutan Jose Mourinho itu gagal meraih trofi. Sebagai pemain bintang, wajar jika Kane membutuhkan trofi juara.

Harry Kane sudah meninggalkan lapangan sejak Januari lalu karena cedera hamstring serius. Kapten Timnas Inggris itu belum meraih trofi apa pun meski rajin mencetak gol di level klub atau bersama Timnas Inggris. Musim lalu Tottenham mencapai final Liga Champions, namun kalah 0-2 dari Liverpool.

"Saya memprediksi, jika Kane tidak memenangi trofi mayor dalam 12 bulan ke depan, dia akan pergi. Saya yakin, musim depan dia akan bekerja keras untuk memenangi trofi, jika gagal dia pasti pergi," kata Shearer.

Mantan striker Blackburn dan Newcastle United sampai saat ini masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Inggris, yakni 260 gol. Dia unggul 52 gol dari eks bintang Manchester United, Wayne Rooney, yang berada di peringkat kedua.

Harry Kane saat ini mengoleksi 136 gol. Ketika ditanya apakah suatu saat Kane akan memecahkan rekornya, Shearer mengatakan, "Itu tergantung kebugarannya. Tergantung dia bermain di klub mana, dan tergantung kesuksesan klub, entah bersama Tottenham atau klub lain."

"Dia memang masih berusia 26 tahun tapi baru mengoleksi 136 gol. Terlalu banyak syarat yang harus dipenuhi jika dia ingin melewati rekor saya. Dia harus selalu bugar, harus selalu bermain di Liga Inggris. Ini akan sangat berat tapi bukan berarti tidak mungkin," ujar Shearer.

Sementara itu mantan striker Tottenham, Dimitar Berbatov, yakin Mourinho akan segera menghadirkan trofi. Mourinho yang baru bergabung pada akhir November 2019 masih butuh waktu beradaptasi dengan timnya. Tottenham gagal meraih kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi, sebelum semua aktivitas sepak bola dihentikan akibat pandemik Corona.
"Tidak perlu panik. Jeda kompetisi memberi waktu bagi Mourinho membahas strategi sekaligus mendapatkan kembali pemain yang cedera," kata Berbatov

Penulis: Rusna Djanur Buana
Editor: Rusna Djanur Buana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved