Info Kemenhub

Ini Alasan Kemenhub Belum Lakukan Penutupan Bandara di Tengah Pandemi Corona

Penutupan bandara merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

dok.BKIP Kemenhub/Christanto Agung
Menhub Budi Karya Sumadi melakukan pengecekan kesiapan di Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Menhub memastikan segala kesiapan terkait pemulangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang akan diobservasi di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta. 

Persentase kematian di Jakarta ini dua kali lipat dari persentase kematian dunia.

Di dunia, hingga Selasa (24/3/2020), tercatat ada 372.757 orang terinfeksi Virus Corona dan 16.231 orang di antaranya meninggal dunia (4,35 persen).

Di samping itu, ada 461 orang pasien dalam pengawasan yang saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium apakah positif atau negatif virus Corona.

Dengan demikian, total kasus Corona di Jakarta sampai siang ini berjumlah 901 orang.

Sebaran pasien Virus Corona di Provinsi DKI Jakarta hingga Rabu (25/3/2020) pukul 15:00 WIB sudah ada di 305 titik kelurahan. Total kasus ada 901 orang dan 440 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 37 orang pasien meninggal dunia.
Sebaran pasien Virus Corona di Provinsi DKI Jakarta hingga Rabu (25/3/2020) pukul 15:00 WIB sudah ada di 305 titik kelurahan. Total kasus ada 901 orang dan 440 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 37 orang pasien meninggal dunia. (https://corona.jakarta.go.id/wartakotalive.com)

Sementara itu, jumlah pasien Virus Corona di Provinsi Jawa Barat yang meninggal dunia sampai siang ini tercatat 10 orang.

Di Provinsi Banten, pasien meninggal dunia bertambah 1 dari sebelumnya 3 orang menjadi 4 orang. 

Di Provinsi Jawa Tengah jumlah pasien meninggal dunia juga bertambah 1 orang, sehingga menjadi 4 orang.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

Update penangan Virus Corona. Sampai Rabu (25/3/2020), jumlah pasien meninggal naik 7 orang menjadi 62 orang. Dari jumlah itu, 59,6 persen berasal dari Provinsi DKI Jakarta.
Update penangan Virus Corona. Sampai Rabu (25/3/2020), jumlah pasien meninggal naik 7 orang menjadi 62 orang. Dari jumlah itu, 59,6 persen berasal dari Provinsi DKI Jakarta. (Covid19/corona.jakarta/corona.jatengprov/pikobar.jabarprov/infocorona.bantenprov)
Sementara itu, berdasarkan keterangan resmi Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, sampai pukul 12:00 WIB siang ini, jumlah orang terinfeksi Virus Corona di Indonesia adalah 790 0rang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 orang di antaranya meninggal dunia atau7,34 persen.
Jumlah kematian terbesar masih terdapat di Provinsi DKI Jakarta, yakni 31 orang.
Jumlah pasien positif Corona di Jakarta tercatat ada 463 orang. 
Di Provinsi Jawa Barat sebanyak 10 orang meninggal dunia dan di Provinsi Banten sebanyak 4 orang meninggal dunia.
Data lebih lengkap bisa dilihat pada tabel di bawah ini.
Jumlah korban virus corona sampai Rabu (25/3) adalah 790 orang positif terinfeksi Covid-19 dengan jumlah kematian 58 orang.
Jumlah korban virus corona sampai Rabu (25/3) adalah 790 orang positif terinfeksi Covid-19 dengan jumlah kematian 58 orang. (Gugus Tugas Virus Corona)

Data yang dicatat dan dilaporan Achmad Yurianto bisa jadi ada perbedaan dengan data yang termuat di website terkait penanganan Virus Corona yang dikelola pemerintah daerah. 

Sekadar contoh, dalam website resmi Pemprov DKI Jakarta, jumlah pasien positif Corona sampai siang ini adalah 440 orang.

Tetapi data yang disampaikan Achmad Yurianto sampai siang ini di Jakarta terdapat 463 orang pasien. 

Korban Corona sampai Selasa

UPDATE terkini kasus Virus Corona di Jakarta dan Indonesia.

Sampai Selasa (24/3/2020), Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pasien Virus Corona tertinggi. 

Berdasarkan data resmi Pemprov DKI yang diakses Wartakotalive.com Selasa sekitar pukul 12:00, jumlah pasien Virus Corona di Jakarta mencapai 377 orang.

Dari jumlah itu, pasien Virus Corona meninggal di Jakarta  adalah 32 orang.

Artinya, tingkat kematian atau persentase kematian pasien Corona di Jakarta adalah 8,49 persen.

Persentase kematian di Jakarta 8,49 persen artinya jauh di atas persentase kematian di Indonesia dan persentase kematian virus corona dunia.

  Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara, Hotman Paris Posting Pemaparan Pakar Virus Moh Indro Cahyono

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sebagaimana disampaikan Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah untuk

penangan Virus Corona, jumlah pasien Virus Corona sampai Senin (23/3) adalah 579 kasus. 

Dari 579 pasien Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia itu, sebanyak 49 orang di antaranya (8,46 %) meninggal dunia.

Sementara itu, data Badan Kesehatan Dunia (WHO) sampai Senin (23/3), jumlah pasien Corona dunia adalah 332.930 orang dengan jumlah pasien mati adalah 14.510 orang atau persentase kematian pasien Corona adalah 4,36 %.   

Jika dibandingkan dengan persentase kematian pasien Corona dunia, maka persentase kematian di Jakarta dua kali lipat persentase kematian dunia. 

Sementara itu, jika dibandingkan dengan data sehari sebelumnya, di Provinsi DKI Jakarta terdapat tambahan 3 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Data https://www.covid19.go.id/situasi-virus-corona/ pasien meninggal di Jakarta sampai Senin adalah 29 orang.

Di Jakarta juga ada pasien positif Virus Corona yang mencoba melakukan self isolation atau isolasi mandiri sebanyak 97 orang.

Dibandingkan dengan 21 provinsi lain di Indonesia yang sudah terpapar Virus Corona, jumlah pasien, tingkat kesembuhan, serta pasien meninggal dunia di Jakarta juga yang tertinggi.

Pasien Virus Corona terbanyak ada di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Berdasarkan data https://pikobar.jabarprov.go.id/ sampai Selasa siang ini, jumlah pasien Corona sebanyak 59 orang dengan pasien meninggal dunia 9 orang. 

Di Provinsi Banten, jumlah pasien sampai siang ini sebanyak 56 orang dengan jumlah pasien meninggal 3 orang, 

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

Update penanganan Corona Virus di Indonesia sampai Selasa (24/3/2020) pukul 12:00 WIB. Total pasien 592 orang dan 52 orang di antaranya meninggal dunia
Update penanganan Corona Virus di Indonesia sampai Selasa (24/3/2020) pukul 12:00 WIB. Total pasien 592 orang dan 52 orang di antaranya meninggal dunia (Sumber: Covid19/corona.jakarta/corona.jatengprov/pikobar.jabarprov/corona.jogjaprov.go.id/)
 
Penjelasan Jubir Virus Corona 

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyatakan, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia bertambah menjadi 579 orang.

Yurianto mengatakan, terdapat penambahan jumlah pasien positif sebanyak 65 orang.

"Ada penambahan kasus baru sebanyak 65 orang yang terdiri dari berbagai provinsi."

 GURU Besar FKUI: Avigan dan Klorokuin Belum Tentu Cocok untuk Orang Melayu, Perlu Uji Klinis!

"Sehingga total kasus pada hari ini menjadi 579 kasus," kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Yurianto pun menjelaskan pasien positif tersebut tersebar dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Yurianto menambahkan, terdapat penambahan pasien sembuh dari virus corona sebanyak 1 orang.

 BESOK Pemerintah Bagikan 12 Juta Masker Bedah dan 81 Ribu Masker N95 untuk Tenaga Medis

"Ada penambahan kasus yang sudah dua kali follow-up spesimen dua kali negatif dan kita nyatakan sembuh sebanyak satu orang, sehingga total kasus sembuh adalah 30 orang."

Lalu, ia menyebut terdapat penambahan pasien meninggal dunia sebanyak satu orang.

"Kemudian ada satu tambah lagi kasus yang meninggal dari data yang kami rilis kemarin 48, sehingga total kasus meninggal adalah 49," jelasnya.

 HINDARI Virus Corona, Ini Live Streaming Misa Prapaskah IV di Gereja Katedral Minggu 22 Maret 2020

Sebelumnya pada Minggu (22/3/2020), Yurianto mengatakan terdapat 64 kasus positif baru Virus Corona.

Sehingga, total terdapat 514 kasus di Indonesia.

Berdasarkan data sebaran yang diterima Tribun, dari 64 kasus positif tersebut 40 di antaranya berada di DKI Jakarta.

 Dalam Dua Hari, 4 Warga Tangerang Selatan Meninggal Akibat Virus Corona

Sehingga, total terdapat 307 kasus Corona di Jakarta.

Lalu, 4 kasus positif di Jawa Barat sehingga total 59, Jawa Tengah 1 positif jadi total 15. Jawa Timur bertambah 15 kasus sehingga total menjadi 41.

Sementara, Kalimantan Selatan 1 kasus, dan merupakan kasus pertama di wilayah tersebut.

 4 Warga Tangerang Selatan Positif Virus Corona, 115 ODP, 56 PDP

Maluku 1 kasus dan Papua 2 kasus, dan merupakan kasus pertama di dua wilayah tersebut.

"Data ini kami berikan kepada kepala Dinas Kesehatan provinsi untuk kemudian dilanjutkan ke RS bagi kepentingan layanan perawatan rumah sakit."

"Dan kemudian diberikan kepada dinas dalam kepentingan melaksanakan contact tracing," kata Yurianto dalam konferensi pers, Minggu (22/3/2020).

 VIRUS Corona Semakin Mewabah, Mudik Lebaran Tahun Ini Bakal Dilarang?

Sebelumnya, juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto, memperbarui jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) di Indonesia, menjadi 450 orang.

Yurianto mengatakan, terdapat penambahan jumlah pasien positif sebanyak 81 orang.

"Kasus konfirmasi positif Covid-19 dari tanggal 21 Maret pada saat ini sampai dengan hari ini ada penambahan kasus baru sebanyak 81 orang."

 BREAKING NEWS: Ketua DPRD Tunda Pemilihan Wagub DKI Jakarta Akibat Virus Corona

"Sehingga total kasus adalah 450 orang," kata Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Yurianto pun menjelaskan pasien positif tersebut tersebar dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Sebelumnya, jumlah pasien Virus Corona pada Jumat (20/3/2020) bertambah menjadi 369 orang.

 25 Pasien Virus Corona di Indonesia Meninggal, Hampir Semuanya Punya Penyakit Pendahulu

Dari jumlah itu, sebanyak 32 orang di antaranya meninggal dunia, dan 17 orang dinyatakan sembuh.

"Ada 60 kasus baru, sehingga kasus positif adalah 369," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona Achmad Yurianto, di Jakarta, Jumat (20/3/2020).

 

Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved