Virus Corona

Fraksi PKS dan NasDem Minta Pemilihan Wagub DKI Tetap Ditunda, Pandemi Virus Corona Alasannya

Fraksi PKS dan NasDem Tetap Minta Pemilihan Wagub DKI Tetap Ditunda, Pandemi Corona Alasannya

Fraksi PKS dan NasDem Minta Pemilihan Wagub DKI Tetap Ditunda, Pandemi Virus Corona Alasannya
TRIBUNNEWS/DANANG TRIATMOJO
Ruang rapat paripurna DPRD Jakarta tempat acara pemilihan Wagub DKI akan digelat Jumat. Namun Fraksi PKS dan Nasdem meminta untuk ditunda 

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta menyayangkan bila rapat Paripurna Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa periode 2017-2022 tetap digelar pada Jumat (27/3/2020) mendatang.

Sebab situasi dan kondisi saat ini sangat tidak memungkinkan karena adanya wabah virus corona (Covid-19) di tengah masyarakat.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Achmad Yani mengatakan, alih-alih membatasi interaksi (social distancing) demi menekan penularan virus corona, dewan justru menggelar rapat yang dihadiri oleh ratusan orang.

Tak Diajak Bicara Ketua DPRD Soal Penundaan Pemilihan Wagub DKI, Panitia Merasa Tak Dihargai

Fraksi PKS Dukung Penundaan Pemilihan Wagub DKI Akibat Wabah Corona

Kata dia, potensi penularan virus kepada yang lain sangat tinggi bila rapat digelar di tengah status tanggap darurat wabah Covid-19.

"Harusnya legislatif mengikuti imbauan dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tetap beraktivitas di rumah di tengah pandemi virus corona," ujar Yani yang juga menjabat sebagai Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub DKI ini pada Rabu (25/3/2020).

Yani mengatakan, keputusan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi untuk menunda rapat itu yang sedianya digelar pada Senin (23/3/2020) lalu dinilai tepat.

Butuh Dana Darurat Setahun Saat Ekonomi Labil Akibat Corona, Jika Punya Dana Lebih Lanjut Investasi

Sebagai partai yang mengusung kandidat Wagub DKI Nurmansjah Lubis, Yani justru tak mempersoalkan bila pemilihan ditunda dengan pertimbangan keselamatan masyarakat Jakarta.

"Jika rapat Paripurna Pemilihan Wagub DKI tetap dilaksanakan, hal ini akan menjadi contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Karena hingga awal April mendatang, masyarakat masih melaksanakan imbauan Presiden dan juga Gubernur DKI Jakarta untuk beraktivitas dan tetap berada di rumah dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus Corona," katanya.

"Tapi DPRD malah mau mengadakan paripurna yang mengumpulkan banyak orang dalam satu ruangan. Ini sangat berisiko," tambahnya.

Kiper Persita Tangerang Annas Fitranto; Menjadi Diri Sendiri Adalah Kunci Keberhasilan

Senada diungkapkan Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino. Wibi meminta agar proses Paripurna Pemilihan Wagub DKI ditunda sampai situasi dan kondisi terkait virus corona dapat ditanggulangi dengan baik.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Wito Karyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved