Virus Corona

Dokter Peserta Rapid Test Kecewa: Ratusan Tim Medis Kota Bekasi Dites Massal Bisa Menularkan

Pemerintah Kota Bekasi melakukan rapid test atau tes cepat Corona atau Covid-19 kepada ratusan tim medis di Stadion Patriot Candrabaga Kota Bekasi,

Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Rapid test atau tes cepat Corona di Stadion Patriot Candrabaga Kota Bekasi, khusus tim medis pada Rabu (25/3/2020). 

"Kalau ODP dan PDP kan diperiksa door to door atau datang ke rumah. Yang lain kan pakai drive thru itu informasinya," ucap dia.

Akan tetapi saat sampai lokasi, dirinya terkejut melihat massa para tim medis begitu banyak dikumpulkan di satu lapangan.

"Saya sampai di lokasi saya lihat massa dikumpulkan sebegitu banyak tanpa APD yang lengkap, padahal saya saja kan tangani pasien ODP dan PDP di rumah sakit," beber dia.

"Jujur saya benar-benar kecewa banget, pak Ridwan Kamil ini bagaimana pak, kok mengumpulkan massa, bukannya anjuran pemerintah itu tidak boleh mengumpulkan massa, karena ini semuanya tenaga medis, kami semua berisiko menularkan," keluh dia.

Yang lebih membuat dirinya kecewa, katanya, ialah alat rapid testnya habis sehingga dirinya hanya diambil sampel darahnya saja.

"Jadi nanti rapid testnya, darah saya dicek kalau hasilnya positif atau negatif nanti mereka akan hubungi saya," ucap dia.

Ia menambahkan sistem seperti ini tak menutup kemungkinan bakal mempermudah penyebaran Virus Corona.

Misalnya, ada satu saja yang ternyata positit bisa jadi satu stadion terkena.

"Kalau begini namanya kita membantu menyebar luaskan. Jadi saya harap itu kita bisa tiru lah pemerintah Korea Selatan bagaimana mereka menangani Corona," kata dia.

Di Korea Selatan proses rapid test hanya melibatkan satu orang yang di test dan satu orang yang mengetes.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved