Virus Corona

Postingan Hotman Paris Soal Perdana Menteri Italia Menangis Menyerah Lawan Corona Dapat Teguran

Postingan Hotman Paris di Instagram dapat teguran, soal Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia.

Kolase Warta Kota/Istimewa/Tangkap Layar Akun Instagram @hotmanparisofficial
Postingan Hotman Paris di Instagram dapat teguran, soal Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia. 

Sebuah postingan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea alias Hotman Paris di Instagram mendapat teguran.

Diketahui, postingan Hotman Paris di Instagram dapat teguran, mengenai Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona.

Kali ini, postingan Hotman Paris ditegur di Instagram soal Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona tersebut dilakukan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Diketahui, Mafindo tegur postingan Hotman Paris di Instagram mengenai postinganya soal Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona.

Hotman Paris memposting sebuah foto tangkapan layar yang dimana disebut Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona.

"Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawancorona! Dalam 3 hari meninggal 1529 orang itali! ! Makanya tolong semua yg baca postingan ini agar kampanye ke semua orang: Jangan keluar rumah!!" tulis akun Hotman Paris, Selasa (24/3/2020).

Namun saat wartakotalive.com kembali membuka postingan Hotman Paris, tampak gambar tampilannya blur.

Terdapat tulisan "False Information" "Reviewed by independent fact-checkers" "See Why".

Postingan Hotman Paris di Instagram dapat teguran, mengenai Menteri Italia menangis menyerah lawan corona.
Postingan Hotman Paris di Instagram dapat teguran, mengenai Perdana Menteri Italia menangis menyerah lawan corona. (Tangkap Layar Akun Instagram @hotmanparisofficial)

Saat tulisan See Why di klik, muncul lambang yang bertuliskan Turn Back Hoax, yaitu Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Tertulis "Independent Fact-Checkers Say This Is False" dan "The primary claims in this information are factually inaccurate".

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved