Breaking News:

Virus Corona

Work From Home, Pelayanan Tatap Muka di Kelurahan Pulau Panggang Berhenti Sementara

Pelayanan publik secara tatap muka di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu ditutup untuk sementara.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Murtopo
istimewa
Suasana Pantai Cikaya, Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu pada Sabtu (22/2/2020). 

Laporan Wartawan Warta Kota Junianto Hamonangan

Pelayanan publik secara tatap muka di Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu ditutup untuk sementara.

Lurah Pulau Panggang Pepen Kuswandi mengatakan bahwa kebijakan tersebut sudah berlangsung sejak 19 Maret lalu sampai dengan 31 Maret 2020 mendatang.

"Penghentian pelayanan masyarakat secara langsung dilakukan karena kami menerapkan sistem kerja dari rumah bagi pegawai," ucap Pepen, Senin (23/3).

Pepen mengatakan keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan sejumlah aspek dimana salah satunya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau COVID-19.

Update Kasus Corona Minggu, Jakarta Cetak Rekor Penambahan 44 Kasus Baru Corona dalam 24 Jam

"Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona yang saat ini sangat mengkhawatirkan," ungkap Pepen.

Hal itu juga menindaklanjuti seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2020 Tanggal 20 Maret 2020 tentang penghentian sementara kegiatan perkantoran dalam rangka mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Selain itu juga terkait dengan instruksi Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 878/SE/2020 tentang pelaksanaan Work From Home (WFH).

Cegah Virus Corona, Bank DKI Kurangi Jam Operasional dan Kantor Layanan, Diimbau Pakai JakOne Mobile

Sementara untuk pelayanan masyarakat, dilakukan melalui media elektronik seperti email atau WhatsApp. Begitu juga untuk Kantor UP-PTSP dan Dukcapil dilakukan secara online.

"Kemajuan teknologi saat ini sudah wajar, semua pelayanan dilakukan secara online. Pelayanan hanya untuk kesehatan dan kematian," ujarnya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved