Virus Corona

Sudah Infeksi 514 Warga Indonesia, Krisis Virus Corona Dianggap Lebih Parah dari 1998

Krisis yang ditimbulkan dari Covid-19 disebut jauh lebih parah dari krisis 1998. Sebab, dampak Covid-19 membuat akses manusia menjadi terbatas.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Kawasan Jalan MH Thamrin, Senin (23/3/2020) tampak lengang seperti saat lebaran karena warga bekerja dari rumah mengantisipasi wabah virus corona. 

Krisis yang ditimbulkan dari Covid-19 disebut jauh lebih parah dari krisis 1998. Sebab, dampak Covid-19 membuat akses manusia menjadi terbatas sehingga berpengaruh pada suplay dan demand.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira menyebut bahwa krisis kali ini bukan hanya berdampak pada sektor finansial.

"Tentunya ini berdampak sangat berat karena ini beda dengan krisis 1998 yang hanya memukul sektor finansial," jelas Anggawira saat dihubungi pada Senin (23/3/2020).

Saat ini sendiri krisis dampak Covid-19 sudah terasa langsung oleh pelaku-pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu lantaran gerak manusia yang mulai dibatasi akibat wabah tersebut.

"Apalagi sektor-sektor yang berhubungan dengan masyarakat seperti Food and Beverage yang sudah mengalami penurunan permintaan," jelas Angga.

BREAKING NEWS: Pasien Virus Corona di Indonesia Tambah Jadi 579 Orang, 49 Meninggal, 30 Sembuh

Hand Sanitizer Langka Dipasaran, di Banyumas Hand Sanitizer Berbahan Dasar Ciu Dibagikan ke Warga

Angga berharap hal ini dapat menjadi perhatian lebih dari pemerintah. Terlebih sebentar lagi Indonesia akan memasuki perayaan hari raya Idul Fitri dimana para pengusaha harus memenuhi kewajiban THR.

"Ini harus dipikirkan solusinya secara bersama-sama," tandasnya.

Sampai saat ini penyebaran virus corona semakin masif. Tercatat jumlah pasien positif corona (COVID-19) di Indonesia per 22 Maret kemarin kembali bertambah.

Tega, Diduga Janin Bayi Lima Bulan Hasil Aborsi Dibuang di Gang Kawasan Jatiasih Bekasi

Angkanya kini naik 64 kasus positif sehingga total menjadi 514 kasus. (m24)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved