Breaking News:

Pemerasan

Salah Satu dari 8 Orang Pemeras Ngaku Wartawan, Kenakan Jaket dan Topi BNN saat Beraksi

Subdit Jatanras Polda Metro Jaya membekuk 8 pria yang mengaku sebagai wartawan karena diketahui telah memeras dan mengancam korbannya.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Istimewa
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM - Subdit Jatanras Polda Metro Jaya membekuk 8 pria yang mengaku sebagai wartawan karena diketahui telah memeras dan mengancam korbannya.

Kedelapan orang itu dibekuk di kediaman mereka dan sejumlah tempat di Jakarta Timur, Tangerang, dan Bekasi, awal Maret 2020 ini.

Mereka adalah PS (51), FS (38), AJS (26), HH (48), MSM (49), TA (25), AS (47), dan IM (45).

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, salah satu dari delapan pelaku mengenakan topi dan jaket berlogo Badan Narkotika Nasional (BNN) saat memeras korbannya yang diketahui adalah guru.

"Dengan mengenakan jaket dan topi BNN itu diharapkan korbannya takut, karena pelaku mengaku dekat dengan orang BNN," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/3/2020).

Menurut Yusri para pelaku mengaku wartawan dari media online Radar Nusantara, yang kemudian melakukan pemerasan terhadap korban.

Dimana korban diancam akan dilaporkan ke pimpinan karena telah melakukan perbuatan asusila dengan status bukan suami istri sah di salah satu hotel transit di Jakarta Barat.

"Korban diminta untuk menyerahkan sejumlah uang sebesar Rp 200 Juta.

"Namun oleh korban karena ketidakmampuan finansial hanya dipenuhi sebesar Rp. 10 Juta," kata Yusri, Senin (23/3/2020).

Setelah uang diberikan kepada pelaku, katanya kemudian pelaku membagi ke kelompoknya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved