Liga 1 2020

Setelah PSSI Hentikan Shopee Liga 1 2020, Manajemen Borneo FC Nyatakan Pesut Etam Lockdown

Setelah PSSI mengeluarkan keputusan Shopee Liga 1 2020 dihentikan hingga waktu yang tak terbatas, manajemen Borneo FC langsung bergerak.

Persebaya
Borneo FC vs Persebaya 

Setelah PSSI mengeluarkan keputusan Shopee Liga 1 2020 dihentikan hingga waktu yang tak terbatas akibat wabah virus corona atau Covid-19, manajemen Borneo FC langsung bergerak.

Klub asal Samarinda itu meliburkan seluruh aktivitas tim, termasuk latihan.

Lockdown, atau mengkarantina diri, menjadi pilihan manajemen Pesut Etam.

Seluruh pemain, dan ofisial tim, mendapat larangan untuk berpergian keluar kota, karena khawatir terjangkit virus corona.

Pemain Persija Jakarta dan Borneo FC bersaing mendapatkan bola lambung dari tendangan penjuru pada pertandingan pekan ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (27/9/2019)
Pemain Persija Jakarta dan Borneo FC bersaing mendapatkan bola lambung dari tendangan penjuru pada pertandingan pekan ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (27/9/2019) (INSTAGRAM.COM/BORNEOFC)

"Jadi pemain diharap menjaga kondisi sebisanya, latihan ringan, dan tidak keluar mes, atau rumah bagi pemain yang di rumah. Tidak keluar pokoknya jika tidak mendesak," papar Farid Abubakar, manajer tim.

"Kami juga ingatkan mereka untuk berkomunikasi dengan dokter setiap saat bila ada gejala sakit," imbuh Farid.

Sama seperti tim lain, Borneo juga berharap kondisi ini segera membaik, sehingga kompetisi bisa digulirkan kembali.
"Ya kami berharap situas ini segera membaik dan kita bisa kembali bertanding seperti semula," ujarnya.

Selanjutnya, guna antisipasi penyebaran virus corona, mess Borneo FC di Jalan Aminah Syukur, Samarinda, disemprotkan disinfektan.

Dokter tim Borneo FC, Hadi Wijaya, saat dikonfirmasi mengatakan penyemprotan yang dilakukan sebagai bagian dari pencegahan karena semakin parahnya wabah virus saat ini.

"Disinfektan itukan sifatnya membunuh virus dan bakteri. Jadi kami berharap virus dan bakteri di mess pemain bisa mati karena semprotan yang kami lakukan. Ini bagian dari pencegahan," Ucap Hadi seperti dikutip dari laman resmi klub.

Halaman
12
Penulis: Valentino Verry
Editor: Valentino Verry
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved