Breaking News:

Orderan Sepi karena Corona, Para Driver Online Surati Jokowi agar Leasing Berikan Penundaan Cicilan

Surat yang dikirim driver online mengeluhkan orderannya yang kian sepi akibat virus corona yang semakin meluas.

Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Puluhan sopir taksi online melakukan aksi unjuk rasa terkait kebijakan perluasan ganjil genap di depan Balai Kota Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Kebijakan iji pun membuat sejumlah driver taksi online uring - uringan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Adit (25) satu dari pengemudi Grab. Ia mengaku kelimpungan jika perluasan ganjil genap diperluas di Jakarta.

"Pusing nariknya, mau kemana - mana jadi susah," ujar Adit kepada Warta Kota di Tangerang, Jumat (6/9/2019).

Dirinya menjelaskan dengan adanya kebijakan ini dapat menyulitkan untuk mengais rejeki.

Terlebih sejumlah jalan protokol di Ibu Kota dilakukan perluasan ganjil genap.

 Disebut Cepu oleh Elza Syarief, Nikita Mirzani Balik Tanya: Nyai Ada Bukti? Polda Membantah

 DISERTASI Zina Halal,Cerita Lengkap Abdul Azis Terkait Alasan Penulisan hingga Kisah Tragis Keluarga

 PRAKTEK Sabun Cuci Piring untuk Cuci Baju Lebih Bersih Jadi Viral di Facebook, Ini Penjelasannya

 Simon McMenemy: Kekalahan Timnas Indonesia dari Malaysia Sangat Menyakitkan!

"Jalan Mangga Besar, Tomang sama Slipi juga diberlakukan. Saya kan posisi dari Tangerang, jadi sulit untuk kemana-mana kalau masuk Jakarta," ucapnya.

Pria asal Neglasari, Kota Tangerang ini menyebut penghasilannya bakal turun drastis jika kebijakan ini diterapkan.

Penerapan sejumlah jalan yang sudah diberlakukan ganjil genap saja, Adit mengaku kehilangan penghasilan sampai 50 persen.

"Kan sudah ada yang diberlakukan ganjil genap, ini malah mau diperluas lagi. Mobil saya nopolnya ganjil, kalau saat hari genap saya cuma dapat Rp. 200.000 sehari," kata Adit.

 7 Fakta Veronica Koman Tersangka Kerusuhan Papua di Surabaya, Punya Hubungan dengan Ahok

 VIRAL Video Putri Sri Sultan Hamengkubuwono X Terciduk Naik Becak, Begini Reaksi Warganet

Bebeda dengan hari ganjil, Adit mengklaim bisa sampai dapat Rp. 600.000 lebih dalam sehari.

Ia pun harus memutar otak untuk menghidupi keperluas sehari - hari imbas dari kebijakan ini.

"Bingung saya bayar cicilan mobil kalau begini caranya. Kalau diperluas ganjil genapnya, ya saya mendingan enggak narik ke Jakarta. Muter - muter di Tangerang aja. Tapi yang kebanyakan order banyak itu ya dari Jakarta," ungkapnya. (dik)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved