Breaking News:

Orderan Sepi karena Corona, Para Driver Online Surati Jokowi agar Leasing Berikan Penundaan Cicilan

Surat yang dikirim driver online mengeluhkan orderannya yang kian sepi akibat virus corona yang semakin meluas.

Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Puluhan sopir taksi online melakukan aksi unjuk rasa terkait kebijakan perluasan ganjil genap di depan Balai Kota Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Kepada, Yth Jakarta,                                                                                            
Bapak Ir. H. Joko Widodo
Presiden Republik Indoneisa
Dengan Hormat,

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, semoga Bapak Ir. H. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban tugas memimpin Bangsa ini.

Mengingat kondisi di Jakarta khususnya dan di Indonesia pada umumnya, dengan merebaknya wabah virus Covid-19 (Corona Virus), bersama ini kami dari Asosiasi Driver Online (ADO), organisasi berbadan hukum yang menaungi pekerja di sektor Transportasi Daring, baik Ojek Online dan Taksi Online, meminta kepada Bapak Ir. H.Joko Widodo, selaku Presiden Republik Indonesia untuk:

1. Membuat kebijakan ekonomi dan sosial terkait profesi pengemudi daring yang berpenghasilan secara harian saat ini mengalami kesulitan mendapatkan penghasilan untuk menafkahi keluarga maupun menghadapi resiko tertularnya Virus Covid-19.

surat ado asosiasi driver online untuk jokowi
surat ado asosiasi driver online untuk jokowi (ADO)

2. Memberikan himbauan resmi kepada Instansi terkait, yang berhubungan dengan pekerjaan Pengemudi Daring untuk turut membuat kebijakan – kebijakan yang dapat meringankan kesulitan – kesulitan yang dialami oleh para Pengemudi Daring, yaitu Kementrian Perhubungan, Kementrian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Keuangan dan Kementrian Koperasi dan UMKM.

3. Berkaitan dengan sulitnya Pengemudi Daring mendapatkan penghasilan harian, maka Asosiasi Driver Online (ADO) mengusulkan dan meminta kepada Bapak Presiden agar Perusahaan Aplikasi untuk sementara waktu meniadakan potongan 20%, dan Perusahaan Pembiayaan (Leasing) untuk dapat memberikan kebijakan penundaan cicilan kendaraan kepada Pengemudi Daring sampai situasi dan kondisi kembali normal.

Demikian Surat Permohonan ini kami sampaikan, sudilah kiranya Bapak Presiden mempertimbangkan permohonan kami dan memahami kesulitan kami para Pengemudi Daring.

Hormat Kami,
Wiwit Sudarsono 
Ketua Umum

Terdampak Perluasan Ganjil Genap

Perluasan aturan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan plat nomor polisi ganjil dan genap segera dilakukan pada Senin (9/9/2019) mendatang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved