Breaking News:

Orderan Sepi karena Corona, Para Driver Online Surati Jokowi agar Leasing Berikan Penundaan Cicilan

Surat yang dikirim driver online mengeluhkan orderannya yang kian sepi akibat virus corona yang semakin meluas.

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Puluhan sopir taksi online melakukan aksi unjuk rasa terkait kebijakan perluasan ganjil genap di depan Balai Kota Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

Para driver online yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO), menyurati Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Surat yang dikirim driver online mengeluhkan orderannya yang kian sepi akibat virus corona yang semakin meluas.

Akibatnya, tidak ada pemasukan harian para driver online.

Mereka pun mengaku tidak bisa memberi nafkah keluarga.

Seperti dalam surat dari ADO yang dikirimkan untuk Jokowi

Dituliskan bahwa mereka mengalami kesulitan mendapatkan penghasilan untuk menafkahi keluarga maupun menghadapi resiko tertularnya Virus Covid-19.

"Berkaitan dengan sulitnya Pengemudi Daring mendapatkan penghasilan harian, maka ADO mengusulkan dan meminta kepada Bapak Presiden agar Perusahaan Aplikasi untuk sementara waktu meniadakan potongan 20%," tulis Wiwit Sudarsono, Ketua Umum ADO dalam surat tersebut, Senin (23/3/2020).

Tak hanya itu, mereka juga meminta agar Jokowi meminta kepada perusahaan pembiayaan atau leasing memberikan keringanan.

Dengan memberikan kebijakan penundaan cicilan kendaraan.

Agar Perusahaan Pembiayaan (Leasing) untuk dapat memberikan kebijakan
penundaan cicilan kendaraan kepada Pengemudi Daring sampai situasi dan kondisi kembali normal," kata Wiwit.

Halaman
123
Editor: Mohamad Yusuf
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved