Breaking News:

Virus Corona

Maruf Amin Minta Fatwa MUI Tim Medis Salat Tanpa Wudu dan Jenazah Pasien COVID-19 Tak Dimandikan

WAKIL Presiden Maruf Amin berencana meminta Majelis Ulama Indoenesia (MUI) mengeluarkan fatwa pengurusan pasien meninggal akibat Virus Corona.

Tribunnews/Rina Ayu
Wakil Presiden Maruf Amin 

"Ini penting agar petugas tenang kalaupun dia, mungkin sudah terjadi ya."

"Jadi harus ada fatwanya kalau dalam bahasa agama, orang yang tidak wudu, tidak tayamum, tapi dia salat."

DAFTAR Tujuh Dokter Meninggal Saat Perangi Virus Corona, 6 Terpapar COVID-19, 1 Kena Jantung

"Ini sudah dihadapi petugas medis. Karena itu, saya meminta MUI untuk buat fatwa itu," ujarnya.

Soal penguruan jenazah pasien Virus Corona, MUI sebenarnya sudah menyinggungnya di Fatwa MUI tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19, berikut ini petikannya:

Pengurusan jenazah (tajhiz janazah) terpapar COVID-19, terutama dalam memandikan dan mengkafani harus dilakukan sesuai protokol medis dan dilakukan oleh pihak yang berwenang, dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat.

Sedangkan untuk menshalatkan dan menguburkannya dilakukan sebagaimana biasa dengan tetap menjaga agar tidak terpapar COVID-19.

Berikut ini isi lengkap Fatwa MUI tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19:

FATWA

MAJELIS ULAMA INDONESIA

Tentang

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved