Virus Corona

Warga Bekasi Butuh Cairan Disinfektan Bisa Hubungi Satgas Kemanusiaan Virus Corona INH

Satgas Kemanusiaan INH siap membantu warga yang membutuhkan penyemprotan cairan disinfektan untuk pencegahan virus corona.

Warga Bekasi Butuh Cairan Disinfektan Bisa Hubungi Satgas Kemanusiaan Virus Corona INH
Warta Kota/Muhammad Azzam
Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan Pencegahan virus corona INH siap melakukan penyemprotan cairan disinfektan kepada warga yang membutuhkan. 

Demi menekan penyebaran virus corona atau COVID-19,  Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan Pencegahan virus corona siap melakukan penyemprotan disinfektan kepada warga yang membutuhkan.

Satgas kemanusiaan itu  dibentuk oleh International Networking for Humanitarian (INH) bekerja sama dengan Teras Ziswaf, Ukhuwah Al Fatah Rescue (UAR), dan Sahabat Relawan INH (SHARE INH).

Koordinator Nasional Satgas Pencegahan COVID-19 Suprianto mengatakan, masyarakat dapat menghubungi Satgas kemanusiaan INH agar bisa membantu atau memberikan informasi seputar pencegahan virus corona.

Warga bisa menghubungi Satgas Kemanusiaan INH melalui nomor 081299093489.

Suprianto berharap, semua pihak perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi ancaman wabah virus corona.

Menurutnya,  saat ini masyarakat perlu memerhatikan kewaspadaan dan kesadaran diri untuk menjaga imunitas atau daya tahan tubuh lebih baik sebagai bentuk pencegahan utama.

Asrama Haji Pondok Gede Jadi Ruang Isolasi Rumah Sakit Haji Jakarta untuk Pasien Virus Corona

UPDATE Korban Meninggal Dunia karena Corona Jadi 48 Orang, Persebaran Kasus Kini di 20 Provinsi

"Melawan COVID-19 harus bersama-sama," kata Suprianto seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima Warta Kota, Minggu (22/3/2020).

"Langkah awalnya masyarakat harus mengenali dan memahami apa itu virus corona, sehingga nantinya kita tidak panik dan bisa melakukan langkah-langkah pencegahannya," katanya lagi.

Dia menjelaskan, secara global lebih dari 10.000 warga dunia telah meninggal akibat virus corona sejak kemunculan awal virus ini di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Indonesia, sebagai negara Asia Tenggara dengan jumlah kematian tertinggi pertama cukup menjadi perhatian dunia.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved