Virus Corona

Sopir Pengangkut Petugas Medis Penanganan Virus Corona Diseleksi

Unit Pengelola Angkutan Sekolah DKI turut berperan membantu mitigasi penanganan wabah virus corona dengan melibatkan petugas dan armada bus sekolah.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Puluhan sopir yang selama ini dilibatkan dalam proses transportasi pelajar akan dipilih secara khusus sebelum ditugaskan mengantar paramedis maupun pasien Covid-19, Minggu (22/3/2020). 

Unit Pengelola Angkutan Sekolah DKI Jakarta turut berperan serta membantu mitigasi penanganan wabah virus corona dengan cara melibatkan petugas dan armada bus sekolah.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah DKI Jakarta Ali Murthado mengatakan, pihaknya menaruh perhatian khusus terhadap sopir bus yang akan terlibat dalam menjalankan tugas antar-jemput tenaga medis Covid-19.

"Kru armada sekolah harus dijamin sterilnya, tentunya dengan dibantu pengawasan dari PMI dan dinas kesehatan," kata Ali di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Puluhan sopir yang selama ini dilibatkan dalam proses transportasi pelajar akan dipilih secara khusus sebelum ditugaskan mengantar paramedis maupun pasien Covid-19.

 Hingga Sabtu, Pasien Positif Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh Total Menjadi 20 Orang

 BREAKING NEWS Hari ini Pemerintah Batasi Masuk dan Keluar Indonesia, Visa untuk WNA Ditangguhkan

 Viral Surat Terbuka Dokter Tifauzia Tyassuma untuk Jokowi Minta Lockdown Indonesia

 PENELITI AS Temukan Vaksin Virus Corona, Mulai Diuji Coba ke Ibu Dua Anak dan Diberi Kode mRNA-1273

Sopir jemputan sekolah akan dipilah berdasarkan usia dengan mempertimbangkan kekuatan stamina.

"Maksimal 30 tahun baru kita akan libatkan," ucapnya.

Langkah mitigas pencegahan COVID-19 telah dipersiapkan pihaknya agar potensi penularan virus kepada sopir bisa diantisipasi.

"Hari ini kita siapkan 50 bus sekolah yang sedang disterilisasi dengan disinfektan di Hek TMII. Kalau ada permintaan tambahan dari rumah sakit rujukan, akan kita tambah," katanya.

 BEGINI Saran WHO Kalau Terpaksa Kerja ke Kantor di Tengah Kasus Covid-19

Pihaknya juga membatasi pergerakan bus sesuai dengan jangkauannya menuju empat rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta, di antaranya RSUP Persahabatan, RSPI Sulianti Saroso, dan RSPAD Gatot Subroto.

"Sopir dan awak bus sekolah juga akan bersifat tetap (tidak ada pergantian shift)," katanya.

Seluruh bus yang dipakai pun akan diparkir di lokasi khusus yang steril dari publik.

"Termasuk fasilitas penginapan bagi sopir," katanya.

 MEMILUKAN! Pria Ini Terperangkap di Rumahnya Bersama Jenazah Saudarinya Akibat Corona

Para sopir juga akan dicek kesehatannya secara berjangka untuk memastikan kondisi kebugaran mereka selama bertugas. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved