Virus Corona

Ikut Cegah Penyebaran Virus Corona, Kosgoro Berikan Masker dan Hand Sanitizer Gratis di Bundaran HI

Kosgoro membagikan 10.000 masker dan 1.000 botol cairan pembersih tangan (hand sanitizer) kepada masyarakat di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Kosgoro 1957
Ketua Majelis Pertimbangan Kosgoro 1957 Agung Laksono di sela-sela acara pemberian masker dan hand sanitizer gratis untuk mencegah penyebaran virus corona di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2020). 

“Tapi kami imbau kepada masyarakat untuk menerapkan juga social distancing (pembatasan interaksi) untuk memotong rantai penularan virus..."

KESATUAN Organisasi Serbaguna Gotong-Royong 1957 (Kosgoro) membagikan 10.000 masker dan 1.000 botol cairan pembersih tangan (hand sanitizer) kepada masyarakat di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat Jumat (20/3/2020).

Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi penularan virus corona (Covid-19) yang kian mewabah di Indonesia, khususnya Jakarta.

Ketua Majelis Pertimbangan Kosgoro 1957 Agung Laksono mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas tinggi kepada masyarakat.

Sebelum Peralatan Medis Masuk, Petugas PMI Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Wisma Atlet Kemayoran

UPDATE Anies Baswedan Konfirmasi 25 Petugas Medis DKI Positif Corona, Satu Meninggal Dunia

UPDATE Anies Baswedan Janjikan Subsidi bagi 1,1 Juta Pekerja Harian Menyusul WFH Akibat Virus Corona

Dia menginginkan, agar penularan virus corona yang berisiko di masyarakat mampu diantisipasi dengan masker dan pola hidup bersih.

“Kami ingin membantu masyarakat dan pemerintah yang sedang menangani wabah corona,” kata Agung Laksono dalam keterangan resmi yang diterima Wartakotalive.com Sabtu (21/3/2020).

Menurut dia, pemerintah telah menganjurkan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

Pemberian masker dan hand sanitizer sebagai bentuk kecil untuk menerapkan pola hidup sehat dan bersih di masyarakat.

“Tapi kami imbau kepada masyarakat untuk menerapkan juga social distancing (pembatasan interaksi) untuk memotong rantai penularan virus. Meski pemerintah tidak menganut (mengeluarkan) policy lock down (kebijakan karantina wilayah), tetapi ada pembatasan (interaksi),” jelasnya.

Gotong royong jaga hidup sehat

Ketua Satgas Anti Covid 19 Kosgoro 1957 Dharma Oratmangun menambahkan, virus dengan gejala demam, batuk dan flu ini sebetulnya bisa diperangi dengan semangat gotong royong dalam menjaga hidup sehat.

Apalagi Kementerian Kesehatan menyebut, virus ini dapat dicegah dengan cara meningkatkan daya imun tubuh.

“Kami berharap masyarakat gotong royong perangi Covid-19 dengan bersatu, dan tentu kita juga minta pertolongan Tuhan Yang Maha Esa supaya diberikan hidup sehat dan kita harus bahu membahu untuk memberantasnya,” ujar Dharma.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved