Breaking News:

Virus Corona

HOAKS Beredar Informasi Penutupan Jalan Tol Jabodetabek, Jasa Marga: Info Itu Tidak Benar

BEREDAR Informasi tentang penutupan sejumlah jalan tol di wilayah Jabodetabek, seperti Tol Betung, Tangerang, Kunciran, Cileduk, dan Bekasi Barat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
INFORMASI tentang penutupan sejumlah ruas jalan tol di Jabodetabek. PT Jasa Marga dengan tegas membantah adanya penutupan tersebut dan dipastikan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks. 

BEREDAR Informasi tentang penutupan sejumlah jalan tol di wilayah Jabodetabek, seperti Tol Betung, Tangerang, Kunciran, Cileduk, serta Bekasi Barat dan Timur.

Atas informasi itu, Jasa Marga memastikan jika informasi yang beredar tersebut tidak benar alias hoaks (hoax), sehingga pesan itu diharapkan tidak diteruskan.

BANTAH Kabar Hoaks, RS Premier Bintaro: Kami Tidak Lockdown!

Gelar Patroli Siber Buru Penebar Hoaks Virus Corona, Kapolda Metro Jaya: Jangan Menambah Masalah

Dirut RSAL Mintohardjo Pastikan Kabar Pasien Meninggal Akibat Virus Corona Hoaks, Ini Faktanya

"Kami tegaskan jika informasi itu tidak benar atau hoaks," kata Corporate Communication and Community Development Group Head PT Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan resminya, Sabtu (21/3/2020).

Dikatakan Heru hingga saat ini ruad jalan Tol wilayah Jabodetabek yang dioperasikan Jasa Marga seperti Jalan tol Jakarta-Cikampek, Jalan tol Dalam Kota, Jalan Tol Sedyatmo (bandara), Jagorawi dan Tol JORR non S beroperasi normal.

"Semua ruas jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga di wilayah Jabodetabek seluruhnya masih normal," katanya.

Ia pun berharap dengan kondisi situasi saat ini agar masyarakat dapat mencari kebenaran informasi yang ada sebelum menyebarluaskan.

ILUSTRASI Hoaks (hoax)
ILUSTRASI Hoaks (hoax) (Istimewa)

Kabar hoaks membahayakan

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya menyatakan terus melakukan patroli cyber (dunia maya) untuk menangani kabar hoaks mengenai wabah virus corona (Covid-19) di Jakarta.

Kabar hoaks dianggap membahayakan karena dapat menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami patroli siber dan sekarang masih terus dilakukan."

 PEMERINTAH Prediksi Jumlah Pasien Virus Corona Terus Bertambah, Awal April Baru Mulai Terkendali

"Perlu kami sampaikan kepada masyarakat, bahwa Polda Metro Jaya prihatin dengan kejadian Covid-19,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana, Kamis (19/3/2020).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved