Virus Corona

Sembilan Orang di Bekasi Positif Corona, Semuanya Punya Riwayat Bepergian ke Luar Kota

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan ke-sembilan warganya yang positif corona itu disebabkan karena perjalanan luar kota

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 beraktivitas saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. (AFP/STR/CHINA OUT) 

Rahmat menambahkan saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar tujuh orang positif corona warga Kota Bekasi segera dilakukan penjemputan untuk dirawat di rumah sakit rujukan.

"Kabar terakhir sedang dilakukan evakuasi ke rumah sakit Jakarta untuk penanganan," papar dia

Minta lockdown

SEMBILAN warga Kota Bekasi positif Virus Corona membuat Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meminta agar DKI Jakarta segera melakukan lockdown atau isolasi wilayah.

Permintaan itu dilakukan karena perkembangan kasus Virus Corona atau Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami peningkatan.

"Rencana kan Jakarta mau lockdown, ya kita minta itu segera. Kita tunggu saja," kata Rahmat Effendi saat jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kamis (19/3/2020).

Ia menilai lockdown DKI Jakarta sangat diperlukan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan foto bersama Rahmat Effendi di ruang kerja Wali Kota Bekasi, Jumat (31/1/2020).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan foto bersama Rahmat Effendi di ruang kerja Wali Kota Bekasi, Jumat (31/1/2020). (ISTIMEWA)

Hal itu karena pergerakan pekerja warga Kota Bekasi yang tetap berangkat kerja masih banyak, akibat perusahaan belum meliburkan atau menerapkan sistem kerja di rumah.

Jika DKI Jakarta melakukan lockdown, sambung Rahmat Effendi, Kota Bekasi tidak perlu lagi melakukan lockdown.

"Kita tunggu DKI Jakarta dulu, karena disampaikan kemarin jika DKI mengalami peningkatan kemarin luar biasa maka saya mengimbau."

Presiden Soekarno Gagal Ditembak Mati Saat Salat Ied, Bayangannya Berpindah-pindah, Penembak Bingung

Sesaat Setelah Dinyatakan Positif Corona, Bima Arya Lapor Mendagri Tito dan Gubernur Ridwan Kamil

"Wong pekerja kementerian saja juga banyak meliburkan, ini kita saja yang nekat, kalian (wartawan) saja yang nekat," tegasnya.

Rahmat Effendi menambahkan, meski sudah ada sembilan warganya positif Virus Corona, pihaknya belum menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Status Kota Bekasi saat ini masih siaga.

"Belum KLB, meninggalnya belum ada dan jangan sampai ada," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved