Virus Corona

Sembilan Orang di Bekasi Positif Corona, Semuanya Punya Riwayat Bepergian ke Luar Kota

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan ke-sembilan warganya yang positif corona itu disebabkan karena perjalanan luar kota

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
(AFP/STR/CHINA OUT)
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 beraktivitas saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. (AFP/STR/CHINA OUT) 

Sembilan warga Kota Bekasi positif virus corona

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, pada Kamis (19/3/2020).

"Hari ini saya menyampaikan terkait perkembangan Covid-19 di Kota Bekasi yang mengalami peningkatan cukup drastis," kata Rahmat.

Rahmat menjelaskan peningkatan terjadi secara drastis. Bahkan ada sembilan warga Kota Bekasi terpapar virus corona. Padahal per Rabu (18/3/2020) belum ada yang positif corona.

Ningsih Tinampi Bikin Heboh Lagi, Klaim Masukkan Virus Corona ke Tubuhnya: Tenggorokan Kayak Kering

"Ini yang agak menyengat Kota Bekasi, hasil semalam dari Litbangkes, pak Gubernur juga menyampaikan positif 9 orang di Kota Bekasi," beber Rahmat.

Rahmat menerangkan sembilan orang yang positif Covid-19 itu tersebar di tiga kecamatan.

Diantaranya Kecamatan Jatisampurna empat orang, Medan Satria empat orang, dan Mustikajaya sebanyak satu orang.

Karyawan Positif Corona, Kampus Binus Anggrek Ditutup Dua Pekan

Hasil Tes Covid-19 Sudah Keluar, Jokowi: Alhamdulillah Dinyatakan Negatif

"Dari sembilan, dua sudah dalam perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bekaso dan 7 lainnya masih mengisolasi secara mandiri," jelas dia.

Rahmat menambahkan terhitung hari ini Kamis 19, Maret 2020, ada 66 kasus terduga corona.

Kenaikan ini cukup tinggi dari kemarin yang masih 46 kasus.

"Naik dratis, kemarin 42 sorenya nambah 45 dan hari ini menjadi 66," kata dia.

Adapun rinciannya, sambung Rahmat, untuk Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 45, 25 orang telah selesai pemantauan dan yang masih dipantau 20 orang.

Sebelum Divonis Positif Corona, Bima Arya Posting Video Imbauan Kepada Warga untuk Waspadai Covid-19

Wapres Maruf Amin Tanggapi Isu Menkes Terawan Dicopot Karena Dianggap Gagal Tangani Corona

Kemudian untuk Pasian Dalan Pengawasan (PDP) ada 21 orang. Rinciannya ialah yang telah menyelesaikan perawatan tujuh orang dan masih dalam perawatan empat orang

"Nah ini yang dipantau ini yang terus menerus kita melakukan sebuah evaluasi terhadap mata rantai keberadaan," ungkap dia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved