Longsor Akibat Banjir, Jalan Rancaiga Cikarang Timur Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Longsor Akibat Banjir, Jalan Rancaiga Cikarang Timur Sudah Bisa Dilalui Kendaraan. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Longsor Akibat Banjir, Jalan Rancaiga Cikarang Timur Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
Dokuman Dinas PUPR Kabupaten Bekas
Jalan longsor itu sepanjang 60 meter dengan lebar tiga meter. Ketinggian longsor mencapai 1,5 meter sehingga mengakibatkan setengah badan jalan amblas. 

JALAN Racaiga, RT 02 RW 04, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi akhrinya sudah bisa dilalui kendaraan.

Jalan akses warga Bekasi menuju Karawang itu sebelumnya sempat longsor dan amblas saat banjir besar yang melanda pada awal tahun 2020.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan jalan itu telah bisa dilalui kendaraan pada Minggu (15/3/2020) lalu.

Naviculla Gelar Konser Musik Secara Live Stream Malam Ini

Perbaikan dilakukan menggunakan anggaran pemeliharaan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi 2020.

"Perbaikan sudah selesai, kini sudah bisa dilewati lagi oleh masyarakat," ujar Iman, pada Jumat (20/3/2020).

Longsornya jalan itu dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi pada awal tahun 2020 sehingga dinding tiang pancang atau sheetpile yang dibangun oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) di sungai Cibeet tak mampu menahan derasnya arus hingga amblas dan longsor.

"Selama jalan itu mulai berfungsi pada 2009 belum pernah sekalipun mengalami kerusakan ataupun longsor," ucap Iman.

Jalan longsor itu sepanjang 60 meter dengan lebar tiga meter. Ketinggian longsor mencapai 1,5 meter sehingga mengakibatkan setengah badan jalan amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Cegah Covid-19, Stadion Sport Center Disemprot Disinfektan oleh Petugas PMI Kabupaten Tangerang

Dikarenakan jalan itu merupakan akses penting bagi warga Kabupaten Bekasi ke Karawang, kata Iman, pihaknya langsung segera melakukan penanganan agar bisa dilalui kendaraan.

"Karena kebutuhan masyarakat mendesak, langsung segera kita perbaiki agar bisa langsung dimanfaatkan kembali oleh pengguna jalan," imbuh dia.

Iman menjelaskan perbaikan dilakukan dengan teknik cerucuk pada bagian samping sheetpile dan badan jalan dilanjutkan dengan pengerasan menggunakan batu kapur kemudian dipadatkan menggunakan mesin penggilas.

"Mudah-mudahan stabil dan badan jalan tidak longsor kembali. Kami juga telah minta BBWS segera lakukan penanganan aecara permanen tanggulnya itu," papar dia.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved