Breaking News:

Virus Corona

Ingin Coba-coba Jadi Youtuber, Kuli Bangunan Ditangkap Polisi Usai Sebarkan Konten Hoaks Soal Corona

Agus yang berprofesi sebagai kuli bangunan asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan itu hanya bisa menunduk dan menyesali perbuatanya

kompas.com
Sebar Hoax 3 Positik Korona di Youtube, Konten Kreator di Sidrap Ditangkap Polisi(Kompas.com/Suddin Syamsuddin) 

Polisi menangkap seorang pemuda bernama Agus (19), karena diduga menyebarkan video berisi bohong atau hoaks mengenai virus corona.

Agus yang berprofesi sebagai kuli bangunan asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan itu hanya bisa menunduk dan menyesali perbuatanya ketika digiring ke kantor polisi.

Kejadian bermula ketika Agus mengunggah video saat RSUD Andi Makkasau, Parepare, Sulawesi Selatan, menerima pasien dalam pengawasan rujukan dari Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Ningsih Tinampi Bikin Heboh Lagi, Klaim Masukkan Virus Corona ke Tubuhnya: Tenggorokan Kayak Kering

Suporter Persita Tangerang yang Dibacok di Ciseeng Sukses Jalani Operasi, Kondisinya Membaik

Dalam berdurasi 30 detik yang diunggah ke YouTube, Agus menuliskan caption "3 ORANG POSITIF VIRUS CORONA DI SULAWESI SELATAN".

Berharap mendapatkan banyak viewer, justru petaka menghampirinya.

Padahal, hingga Kamis (19/3/2020), baru ada dua orang di Sulawesi Selatan yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Polda Metro Bekuk Sindikat Maling Sepeda Motor, Tujuh Orang Jalan Pincang Usai Dihadiahi Timah Panas

KAI Daop 1 Jakarta Terapkan Social Distancing di Area Stasiun, Dilarang Berdekatan Radius Satu Meter

"Agus ditangkap Tim Crime Hunter Polres Parepare, dibantu Unit Reskrim Polres Sidrap, di rumahnya saat sedang beristirahat," kata Kasat Reskrim Polres Parepare, Iptu Asian Sihombing, Kamis malam (19/03/2020), disadur Warta Kota dari Kompas.com.

Saat diperiksa polisi, Agus mengaku video berisi berita bohong didapat dari grup WhatsApp yang diikutinya.

"Berita bohong yang diunggah pelaku dilaporkan oleh pihak RSUD Andi Makkasau, karena tidak terima dengan kebohongan berita itu," ungkap Asian.

Wapres Maruf Amin Tanggapi Isu Menkes Terawan Dicopot Karena Dianggap Gagal Tangani Corona

Hasil Tes Covid-19 Sudah Keluar, Jokowi: Alhamdulillah Dinyatakan Negatif

Karena Perbuatanya Agus, diancam Pasal 45 A Undang-undang ITE, dengan ancaman 6 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 1 miliar.

Agus pun menyesal unggahannya di Akun YouTube miliknya membawa petaka.

"Saya mengaku menyesal, hal sepele membuat saya harus berurusan dengan hukum."

"Kepada warga Indonesia, khususnya warga Parepare dan pihak rumah sakit Andi Makkasau, saya mohon maaf telah menyebar berita bohong," kata Agus.

Editor: Feryanto Hadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved