Hujan Deras Sesaat, Jl Ir Juanda Bekasi Kebanjiran, Warga Tuding Drainase Buruk Dibiarkan

Hujan deras sesaat di Bekasi menyebabkan Jalan Insinyur Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi tergenang banjir pada Jumat (20/3/2020).

Hujan Deras Sesaat, Jl Ir Juanda Bekasi Kebanjiran, Warga Tuding Drainase Buruk Dibiarkan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Hujan sesaat membuat Jalan Ir Juanda Bekasi kebanjiran. 

Hujan deras yang melanda wilayah Bekasi menyebabkan Jalan Insinyur Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi tergenang banjir pada Jumat (20/3/2020).

Pantauan Wartakota di lokasi, banjir terjadi
tepatnya dekat Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Bank BRI. Banjr menggenangi sepanjang satu kilometer di jalan tersebut. Ketinggian banjir itu juga mencapai 40-50 centimeter.

Banyak dari pengendara sepeda motor mogok dan terpaksa harus dituntun karena memaksakan untuk melintas.

Kali Meluap, Ratusan Rumah di Depok Kebanjiran Meski Tak Ada Hujan

Rahmadi (33) seorang pengendara matic megungkapkan kendaraan mogok usai mencoba menerobos banjir. Dirinya mengira motor kuat melewatinya, akan tetapi mogok.

"Mogok, ternyata dalam banjirnya dan panjang. Ditambah kena arus mobil pas lewat jadi mati motornya," kata dia di lokasi, pada Jumat (20/3/2020).

Ia mengeluhkan lokasi banjir di jalan tersebut karena menganggu aktivitasnya.

Dirinya menuding banjir terjadi karena buruknya drainase di lokasi jalan itu.

UPDATE 312 Warga DKI Jadi Penggugat Class Action Banjir Jakarta dengan Total Kerugian Rp 60,9 Miliar

"Ini mah kayaknya salurannya jelek, mampet airnya. Apalagi di daerah rendah," imbuh dia.

Deni warga setempat menyebut lokasi jalan itu kerap dilanda banjir jika terjadi hujan deras.

Bahkan banjir di jalan itu cukup lama surutnya meskipun hujan telah berhenti.

Pengendara terjebak banjir di Jl Ir Juanda, Bekasi.
Pengendara terjebak banjir di Jl Ir Juanda, Bekasi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

"Ini mah (Jalan Juanda) sering banjir, hujan engga deras aja tergenang. Apalagi deras gini lama, tinggi banjirnya," kata dia.

Deni menuding penyebab banjir dikarenakan drainase yang buruk karena sudah lama tidak dilakukan pengerukan.

"Ini salurannya dangkal, terus pusat air larinya kan ke sini, jadi engga bisa nampung ngalirin airnya," tandasnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved