Virus Corona

Beredar Surat Rujukan Rumah Sakit Pasien COVID-19, Dinkes Kota Tangsel : Baru Konfirmasi

Pemkot Tangsel yakni menunjuk delapan rumah sakit yang bakal dijadikan tempat rujukan penanganan pandemi virus corona.

Warta Kota/Rizki Amana
Penyemprotan cairan disinfektan di Gedung Wali Kota Tangsel. 

Pemerintah Kota Tangerang Selatan tunjuk 8 rumah sakit rujukan pasien COVID-19, namun Kepala Dinkes baru menganggap sebagai permintaan dari rumah sakit bersangkutan.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bereaksi tanggap penanggulangan pandemi virus COVID-19 atau corona pasca dua warganya meninggal dunia akibat infeksi virus mematikan itu.

Pada Selasa (17/3/2020) kemarin, Pemkot Tangsel meresmikan Satuan Gugus Tugas penanganan pandemi virus corona pasca melangsungkan rapat pimipinan bersama Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Adapun Satuan Gugus Tugas itu terdiri dari tuga unit Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tangsel yakni Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfotik, sarta Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD.

Cegah Meluasnya Virus Corona, Pelantikan Ratusan Anggota PPS Kota Tangsel Disebar di Kecamatan

Viral Surat Terbuka Dokter Tifauzia Tyassuma untuk Jokowi Minta Lockdown Indonesia

Langkah selanjutnya yang baru direncanakan Pemkot Tangsel yakni menunjuk delapan rumah sakit (RS) yang bakal dijadikan tempat rujukan penanganan pandemi virus corona.

Penunjukan delapan rumah sakit itupun dikabarkan melalui surat yang dikeluarkan pada 16 Maret 2020 dengan nomor; 445/ /Rujukan, hal; Rumah Sakit Rujukan COVID-19.

Delapan rumah sakit yang dimaksud itu ialah, RS Sari Asih Ciputat, RS Premier Bintaro, RS Pondok Indah Bintaro, RS Eka, RS Medika BSD, RS Omni Alam Sutera, RS Bhineka Bhakti Husada, RSUD Kota Tangsel.

RS Premier Bintaro
RS Premier Bintaro (ramsaysimedarby.co.id)

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Tangsel Deden Deni mengaku kalau surat tersebut baru bersifat permintaan Pemkot Tangsel kepada rumah sakit yang dimaksud.

"Kalau itu bukan surat edaran, sebenarnya itu permintaan ke rumah sakit," kata Deden saat dihubungi Wartakotalive.com, Kamis (19/3/2020).

Namun, Deden belum dapat memastikan rumah sakit yang terdata itu bakal menyetujui permintaan dari Pemkot Tangsel.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved