Virus Corona

Warga Kota Bekasi Diimbau Tunda Resepsi Pernikahan, yang Sudah Sewa Gedung Diminta Pengertian

WAKIL Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengimbau warganya menunda resepsi pernikahan.

WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 

Ia menilai lockdown DKI Jakarta sangat diperlukan.

Hal itu karena pergerakan pekerja warga Kota Bekasi yang tetap berangkat kerja masih banyak, akibat perusahaan belum meliburkan atau menerapkan sistem kerja di rumah.

 Pemprov DKI Siap Bantu Pemerintah Pusat Pusat Gelar Tes Massal Virus Corona Agar Tertib dan Rapi

Jika DKI Jakarta melakukan lockdown, sambung Rahmat Effendi, Kota Bekasi tidak perlu lagi melakukan lockdown.

"Kita tunggu DKI Jakarta dulu, karena disampaikan kemarin jika DKI mengalami peningkatan kemarin luar biasa maka saya mengimbau."

"Wong pekerja kementerian saja juga banyak meliburkan, ini kita saja yang nekat, kalian (wartawan) saja yang nekat," tegasnya.

 PDP Virus Corona Datang Tanpa Didampingi Pihak RS Asal, RSUD Kabupaten Tangerang Protes Keras

Rahmat Effendi menambahkan, meski sudah ada sembilan warganya positif Virus Corona, pihaknya belum menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Status Kota Bekasi saat ini masih siaga.

"Belum KLB, meninggalnya belum ada dan jangan sampai ada," ucapnya.

 Gegara Virus Corona, 83 TPU di Jakarta Ditutup 17 Hari Sampai 31 Maret 2020 untuk Kunjungan Ziarah

Seelumnya diberitakan, sembilan warga Kota Bekasi dinyatakan positif virus corona alias Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Kamis (19/3/2020).

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved