Berita Video

VIDEO: Lapas Wanita Kelas II A Jakarta Siapkan Gawai Fasilitasi Kunjungan yang Diganti Video Call

Wabah virus corona landa Jakarta lapas wanita kelas II A Jakarta siapkan gawai untuk fasilitasi kunjungan keluarga yang diganti Video Call

Plt Dirjen PAS Kemenkumham, Nugroho menjelaskan, saat ini lapas dan rutan seluruh Indonesia yang dilabeli zona merah oleh Pemda akibat antisipasi virus corona atau Covid-19, mulai membatasi kunjungan keluarga.

Daerah yang dimaksud seperti lapas dan rutan yang terletak di Jakarta, Banten, Bekasi dan lainnya.

"Sudah berlangsung sekarang, lapas dan rutan yang zona merah sudah mulai membatasi kunjungan," kata Nugroho di Lapas Wanita Kelas II A Jakarta, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2020).

VIDEO : Polisi dan Sejumlah Artis Bagikan Masker dan Hand Sanitizer Ke Pengunjung Pasar Tanah Abang

Lapas Masuk Zona Merah Virus Corona, Kemenkumham Mulai Terapkan Kunjungan Lewat Video Call

Gawai yang digunakan merupakan inventaris milik lapas dan rutan yang digunakan secara bergantian oleh para warga binaan pemasyarakatan.

"Tentu inventaris punya kantor. Ada dua skenarionya, bagi yang sudah ke sini, kan enggak boleh masuk, akan kami fasilitasi video call. Kalau sudah tahu ada pembatasan, komunikasi bisa dilakukan dimana saja dengan telepon atau video call juga," ujarnya.

Meski kini Lapas Wanita Kelas II A Jakarta hanya memiliki tiga buah gawai sebagai alat komunikasi, pihaknya meminta adanya penambahan agar kebutuhan komunikasi para WBP tetap terpenuhi.

"Ada tiga HP di lapas, kalau di rutan ada lima, saya harapkan di sini ditambah minimal ada lima juga," ungkap Nugroho.

Sementara itu, Kalapas Wanita Kelas II A Jakarta, Erlin menyatakan pihaknya telah memberikan informasi dan sosialisasi mengenai pembatasan kunjungan kepada keluarga WBP.

Mekanismenya sendiri, keluarga WBP nantinya akan diberikan nomor telepon gawai tersebut, hingga kemudian petugas di dalam sipir akan memanggil WBP untuk berbicara dengan keluarganya.

VIDEO: Nikita Mirzani Beri Uang Rp 100 Juta ke Pekerja Lepas yang Tak Bekerja Karena Virus Corona

VIDEO: Polda Metro Jaya Buru Penyebar Video Hoaks Terkait Corona Yang Resahkan Masyarakat

"Itu nomor kantor yang nanti keluarganya mereka harus membuat aplikasi juga. Mereka menginformasikan lewat wartel (di luar lapas), nanti kami sambungkan ke warga binaannya," tutur Erlina.

Lantaran terbatasnya inventaris gawai, Erlin mengharapkan agar keluarga dan WBP bisa memanfaatkan waktu secara efisien sehingga fasilitas video call bisa digunakan bergantian.

"Jumlah warga binaan kami kan 370 orang, kami harap berkomunikasi dengan video call secukupnya saja, karena bergantian dengan yang lain. Kapan pun bisa dilakukan," ucapnya. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Muhamad Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved