La Liga Spanyol

Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas Janjikan La Liga Berjalan

Penundaan Euro 2020 pada tahun 2021 memberi angin segar bagi Javier Tebas. Dia menjanjikan La Liga Spanyol 2019-2020 kembali berjalan pada Mei 2020.

twitter.com/LaLigaEN
Penyerang Barcelona, Luis Suarez, merayakan golnya ke gawang Granada dalam laga lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Nuevos Los Carmenes, Granada, Spanyol, Senin (3/4/2017) dini hari WIB. 

Penundaan Euro 2020 pada tahun 2021 memberi angin segar bagi Javier Tebas. Dia menjanjikan La Liga Spanyol 2019-2020 kembali berjalan pada Mei 2020.

Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, menyebutkan bahwa berakhirnya kompetisi La Liga Spanyol musim ini sesuai dengan jadwal yang ditentukan sebelumnya, yakni 30 Juni 2020.

Dilansir dari elpais.com, untuk itu direncanakan akhir Mei 2020 merupakan waktu yang tepat untuk memulai kembali pertandingan La Liga Spanyol.

"Kami optimistis kompetisi selesai dalam dua bulan. Di La Liga tersisa 11 pertandingan. Liga Champions 17 laga lagi dan Liga Europa 21 laga. Rencana kami memainkan pertandingan dua atau tiga kali dalam sepekan. Jadwal juga bisa berubah mengikuti Liga Champions," kata Tebas.

Pemain Real Madrid, Isco (kiri), merayakan golnya ke gawang Alaves dalam laga lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Minggu (2/4/2017). (
Pemain Real Madrid, Isco (kiri), merayakan golnya ke gawang Alaves dalam laga lanjutan La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Minggu (2/4/2017). ( (twitter.com/LaLigaEN)

Mantan presiden Huesca tersebut menyatakan bahwa para pemain akan mendapatkan jaminan kesehatan penuh saat bermain dalam situasi mewabahnya virus corona.

Namun, jaminan kesehatan tersebut diberikan pemerintah daerah masing-masing.

Pemerintah daerah juga yang memutuskan pertandingan dapat digelar atau tidak. Kemudian pertandingan berlangsung tertutup atau terbuka.

"Semuanya diserahkan kepada otoritas kesehatan setempat. Mereka yang memutuskan pertandingan dapat dilangsungkan atau tidak. Otoritas kesehatan juga dapat memutuskan pertandingan digelar di wilayah lain," tutur Tebas.

Tebas menambahkan bahwa diputuskannya La Liga Spanyol kembali berjalan lebih disebabkan hubungan kontraktual pemain dengan klub yang bersifat pribadi. Bila perlu masa kompetisi akan diperpanjang.

Pria berusia 57 tahun itu mengatakan, ia tidak tahu akankah ada klub yang menjadi juara di musim ini. Begitu pun tim yang mengalami promosi dan degradasi. Semua hal itu merupakan keputusan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).

Halaman
12
Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved