Virus Corona

Hasil Tes Covid-19 Sudah Keluar, Jokowi: Alhamdulillah Dinyatakan Negatif

Presiden Jokowi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tenaga medis yang sedang bekerja dan merawat para pasien yang terinfeksi Covid-19

Editor: Feryanto Hadi
Biro Pers Setpres/Kris
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menikmati senja di Dermaga Kaimana, Papua Barat, Minggu (27/10/2019). 

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengumumkan hasil tes deteksi Covid-19 Kamis (19/3/2020) di Istana Bogor.

 Dari hasil yang diterima, keduanya dinyatakan negatif Covid-19.

“Saya dan Ibu Iriana sudah melaksanakan tes deteksi Covid-19 empat hari yang lalu, dan sudah keluar hasil tesnya. Alhamdulillah dinyatakan negatif,” ucap Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tenaga medis yang sedang bekerja dan merawat para pasien yang terinfeksi Covid-19.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada para dokter, para perawat dan seluruh jajaran rumah sakit, yang sedang bekerja keras penuh dedikasi dalam melayani dan merawat para pasien yang terinfeksi Covid-19,” kata presiden didampingi Ibu Negara.

Presiden Soekarno Gagal Ditembak Mati Saat Salat Ied, Bayangannya Berpindah-pindah, Penembak Bingung

UPDATE: Satu Pasien Positif Corona di Solo Kembali Meninggal, Diduga Terpapar di Bogor

Presiden Jokowi juga kembali mengimbau masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19 dengan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan ibadah di rumah.

“Semoga kita semua diberikan kesehatan yang prima,” tutup Presiden.

YLKI imbau lockdown

Kian merebaknya virus corona di Indonesia dengan jumah korban mencapai 227 orang positif Covid-19 serta korban meninggal dunia mencapai 19 orang dinilai Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sangat mengkhawatirkan.

Terlebih, mortality rate di Indonesia akibat virus corona tercatat tertinggi di dunia, yakni sebesar 8,37 persen.

Terkait hal tersebut, Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menegaskan pemerintah harus menerapkan langkah progresif guna mengendalikan persebaran Covid-19 tersebut.

UPDATE: Hari Ini Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp 16.000 per Dollar AS, Level Terburuk Sejak 1998

Pemerintahan Joko Widodo-KH Maruf Amih katanya harus belajar dari kota dan negara lain di dunia yang telah lebih dulu mengalami outbreak Covid-19. 

Mengingat kondisi yang makin mengkhawatirkan, YLKI meminta pemerintah segera melakukan tes Covid-19 secara masal, guna mengetahui keterpaparan sesungguhnya yang ada di masyarakat.

Sebab data resmi yang disampaikan pemerintah patut diduga tidak mencerminkan data lapangan yang sesungguhnya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved