Breaking News:

Virus Corona

Ditutup, 316 Unit Pelaksana PMPTSP dan Mal Pelayanan Publik di DKI Jakarta Akibat Wabah Virus Corona

DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta menutup sementara mal pelayanan publik menyusul wabah virus corona.

Dok DPMPTSP
Kewenangan penerbitan perizinan dan non perizinan berada pada DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, dengan memiliki 316 service point yang tersebar di kantor Kelurahan, Kecamatan, Kota Administrasi, Kabupaten Administrasi, dan Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta. 

“Terhitung sejak tanggal 17 sampai dengan 31 Maret 2020, DPMPTSP DKI Jakarta menutup sementara Layanan Publik Langsung di 316 service point atau Unit Pelaksana PMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta...”

DINAS Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta menutup sementara mal pelayanan publik menyusul wabah virus corona (Covid) di Indonesia, terutama DKI Jakarta.

Tercatat ada 316 Unit Pelaksana PMPTSP dan Mal Pelayanan Publik di DKI Jakarta yang ditutup.

Kepala DPMPTSP DKI Jakarta Beny Agus Chandra mengatakan, penutupan mal pelayanan publik dilakukan untuk menerapkan social distancing measure atau pembatasan interaksi bagi masyarakat.

Disiapkan, Surat Edaran Operasional Tempat Hiburan Malam dan Griya Pijat Terkait Wabah Virus Corona

Ini Langkah Antisipasi Pelaku Industri MICE untuk Minimalkan Kekuatiran Klien Terhadap Virus Corona

Pameran Otomotif GIIAS Surabaya 2020 Ditunda Akibat Penyebaran Virus Corona yang Meluas

Pola interaksi ini, kata dia, berdasarkan instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menyikapi wabah virus corona.

“Terhitung sejak tanggal 17 sampai dengan 31 Maret 2020, DPMPTSP DKI Jakarta menutup sementara Layanan Publik Langsung di 316 service point atau Unit Pelaksana PMPTSP dan Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta,” kata Beny dalam keterangan resminya kepada Wartakotalive.com, Kamis (19/3/2020).

Selain instruksi gubernur, kebijakan ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Gubernur DKI Jakarta Nomor 2/SE/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Beny kemudian menerbitkan SE Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Pelayanan Perizinan dan Non-perizinan di Lingkungan DPMPTSP DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Pelayanan tatap muka ditutup sementara demi mengurangi perjumpaan, kontak fisik dan menjauhi tempat berkumpul orang akibat wabah corona,” ujarnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved